SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat pendapatan sebesar Rp296 miliar dari program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Angka ini masih berpotensi meningkat karena hari ini menjadi hari terakhir pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan di Banten.
Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Rita Prameswari, menjelaskan bahwa sejak program ini diluncurkan pada April 2025, tercatat 850 ribu unit kendaraan telah mengikuti pemutihan pajak. Selain itu, 21.700 kendaraan dari provinsi lain juga melakukan mutasi ke Banten.
“Sampai dengan semalam, sebanyak 850.564 kendaraan telah mengikuti program bebas pokok dan denda, dengan total pendapatan mencapai Rp296 miliar,” ujar Rita saat dihubungi, Jumat (31/10/2025).
Rita menuturkan, program pemutihan ini awalnya menyasar 2,3 juta kendaraan yang menunggak pajak sejak 2020 hingga 2024. Namun, banyak juga wajib pajak yang menunggak sejak 2019 ke bawah ikut memanfaatkan program tersebut.
Menurutnya, antusiasme tinggi dari para wajib pajak lama menunjukkan bahwa Pemprov Banten berhasil menggali kembali potensi pajak kendaraan yang semula dianggap tidak aktif.
“Ini seperti potensi yang sudah mati tapi bangkit kembali. Sekitar 168 ribu kendaraan yang menunggak sejak 2019 ke bawah ikut program ini. Itu potensi baru bagi kita,” kata Rita.
Sementara itu, Kepala UPT Samsat Kota Serang, Ratu Ema Mahfudloh, melaporkan bahwa hingga akhir Oktober, terdapat 151 ribu kendaraan yang mengikuti pemutihan PKB dan 14 ribu kendaraan untuk program BBNKB.
Program ini berdampak positif terhadap penurunan tunggakan pajak kendaraan di wilayah Kota Serang, yang kini turun hingga 61,35 persen. Dari sisi pendapatan, realisasi PKB mencapai Rp78 miliar dari target Rp93 miliar, sementara BBNKB mencapai Rp42 miliar dari target Rp62 miliar.
Ratu menambahkan, pelayanan wajib pajak di hari terakhir ini akan dibuka hingga pukul 23.00 WIB, meskipun pendaftaran hanya dibuka sampai pukul 17.00 WIB.
“Wajib pajak tetap dilayani sampai jam 23.00 malam, tapi untuk pendaftaran hanya sampai jam 17.00 sore,” jelasnya.
Penulis: Audindra
Editor: TB Ibnu Rushd
