Beranda Bisnis Pendaftaran Ditutup, Sahruji Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin Cilegon

Pendaftaran Ditutup, Sahruji Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin Cilegon

151
0
Kantor Kadin Kota Cilegon. (Foto : Gilang)

CILEGON – Panitia Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon periode 2019-2024 resmi menutup waktu pendaftaran bagi bakal calon Ketua organisasi profesi tersebut terhitung pada pukul 16.00 WIB, Jumat (8/11/2019).

Ketua Organizing Committee (OC) Mukota V Kadin Cilegon, Isbatullah Alibasja menyebutkan, batas waktu akhir itu sudah menjadi ketentuan panitia sesuai dengan mekanisme tahapan proses pemilihan dan peraturan organisasi yang sebelumnya sempat diumumkan.

“Tahapan Mukota ini sesuai dengan schedule kita sejak tanggal 14 Oktober sampai dengan 8 November dibuka pendaftaran bagi calon kandidat, karena sekarang sudah jam 16.00 WIB lewat, maka resmi sudah ditutup,” ujarnya kepada BantenNews.co.id.

Sesuai dengan tahapan pelakasanaan Mukota, kata dia, panitia berikutnya akan melakukan verifikasi terhadap calon peserta dan calon kandidat bersama Kadin Banten. “Selanjutnya 12 November akan diumumkan hasil verifikasi calon peserta dan calon kandidat, barulah semoga tidak ada aral melintang tanggal 14 November akan tetap dilaksanakan Mukota itu di hotel Grand Mangku Putra,” terangnya.

Disinggung terkait dengan satu calon yang hanya mendaftar dalam tahapan Mukota tersebut, Isbatullah mengaku tidak akan mempengaruhi proses pelaksanaan Mukota.

“Kita akan tetap lakukan mekanisme, seperti verifikasi. Intinya panitia hanya menghantarkan saja, karena keputusan semuanya ada di rapat pleno Mukota yang nanti kita serahkan ke forum,” tandasnya.

Di bagian lain calon petahana Ketua Kadin Cilegon, Sahruji mengatakan prosesi pelaksanaan Mukota akan tetap berjalan setelah adanya rapat pembahasan di tingkat Dewan Pertimbangan Kadin Cilegon yang dihelat di Hotel Royale Krakatau,

“Tadi kepemimpinan saya sebelumnya juga sudah dievaluasi oleh Dewan Pertimbangan, dan semua berkas dan dokumennya sudah saya serahkan dan dinyatakan bagus. Jadi semua yang menjadi kegiatan Kadin itu selama ini terlampir, jadi kita ngga ngarang seperti kabar yang mengatakan bahwa kita tidak melakukan pembinaan,” ujarnya.

Terkait dengan tidak adanya calon kandidat lain selain dirinya pada kontestasi itu, mantan Anggota DPRD Cilegon ini mengaku tidak mempersoalkannya. “Ya intinya niat saya hanya ingin membawa organisasi mitra pemerintah ini menjadi lebih baik lagi ke depan,” tandasnya. (dev/red)