Beranda Hukum Pencurian Uang BLT di Kabupaten Pandeglang Bukan Hanya di Desa Angsana

Pencurian Uang BLT di Kabupaten Pandeglang Bukan Hanya di Desa Angsana

1266
0
Ilustrasi - foto istimewa klikkabar.com

 

PANDEGLANG – Ternyata selain di Desa Angsana, Kecamatan Angsana kejadian Dana Desa (DD) digondol maling juga pernah terjadi di Desa Padamulya, Kecamatan Angsana. Malah modus yang digunakan sama persis yakni gembos ban.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan mengakui kejadian itu bukan yang pertama kali terjadi di Kecamatan Angsana.





Kata dia, Kades Padamulya juga pernah mengalami hal yang sama usai mengambil Dana Desa dari salah satu bank. Sama persis, saat diperjalanan pulang Kades Padamulya juga mengalami ban bocor dan setelah selesai menambal ban uang tersebut sudah raib dibawa pencuri.

“Di wilayah Angsana itu tahun-tahun yang lalu juga sama kejadiannya, ada 2 kali kejadian (perampokan) itu dengan tahun yang lalu,” jelas mantan Camat Banjar ini, Kamis (9/7/2020).

Oleh karena itu, dirinya mengimbau pada semua Kades agar selalu waspada saat pengambilan uang serta tidak meninggalkan uang tersebut di kendaraan mereka agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Ini yang harus diantisipasi oleh setiap Kepala Desa pada saat pengambilan uang harus waspada dan jangan sembarang meninggalkan uang di mobil ataupun di jok motor,” pesannya.

Malah kata Doni, selain modus yang sama paku yang digunakan untuk penggembosan ban serta lokasi bocornya ban juga sama persis dengan yang menimpa Kades Angsana.

Modusnya hampir rata-rata sama yaitu penggembosan ban dengan paku atau alat yang sama menurut keterangan teman-teman bahwa pakunya sama, ditusuknya itu di pinggir bannya dua lubang

“Enggak tahu tuh alasannya dipinggir karena apa, mungkin menunggu mobilnya jalan lama atau seperti apa. Sebagai Kepala Desa harus waspada pada saat pengambilan uang karena tanggungjawabnya itu tanggungjawab pribadi,” ungkapnya. (Med/Red)