
PANDEGLANG – Kepala Basarnas Banten, Al Amrad mengungkapkan bahwa pencarian lima jurnalis dan tiga awak Speedboat Arupadhatu 1 yang hilang kontak di Selat Sunda, Tim SAR telah menyusuri pencarian hingga ke Samudera Hindia.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, pada hari keenam hingga ketujuh operasi SAR, area pencarian tidak lagi hanya berfokus di perairan Selat Sunda.
“Hari keenam sampai hari ketujuh sebenarnya kita sudah melakukan pencarian sampai ke Samudera Hindia,” kata Al Amrad di Posko SAR Dermaga Marina Lippo Carita, Selasa (15/9/2026).
Menurut Al Amrad, tim juga melakukan pemantauan berdasarkan shareloc broadcasting atau proyeksi pergeseran arus laut untuk memperkirakan kemungkinan hanyutnya korban maupun objek yang dicari.
“Seperti yang tadi sudah kami sampaikan, berdasarkan shareloc broadcasting pergeseran arus, pencarian itu sudah sampai ke daerah Bengkulu,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyebutan Bengkulu bukan berarti tim melakukan penyisiran fisik hingga ke wilayah tersebut, melainkan sebagai bagian dari analisis sebaran arus yang menjadi acuan dalam operasi pencarian.
“Kita sampai ke daerah Bengkulu dalam artian berdasarkan shareloc broadcasting pergeseran arus,” tutupnya.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : TB Ahmad Fauzi