SERANG — Ratusan pencari kerja memadati kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Senin (11/5/2026). Kedatangam mereka untuk membuat kartu pencari kerja atau surat kuning sekaligus mengajukan lamaran ke perusahaan baru di kawasan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen.
Dari pantauan dinlapangan, antrean panjang terlihat sejak pagi. Para pencari kerja datang membawa berkas lamaran dengan harapan bisa masuk ke perusahaan yang mulai membuka rekrutmen di wilayah tersebut.
Salah seorang pencari kerja, Febriyanti Guntari mengaku, datang sejak pukul 08.00 WIB untuk mengurus surat kuning sebagai syarat melamar kerja.
“Saya dari jam 08.00 pagi sudah di sini. Dari Margaluyu ke Disnakertrans buat bikin surat kuning untuk melamar kerja,” kata Febriyanti kepada BantenNews.co.id.
Ia mengincar posisi operator produksi di perusahaan baru di Sawah Luhur. Namun, hingga lima jam menunggu, dokumen yang diurus belum selesai.
“Sudah lima jam nunggu, belum jadi juga. Akhirnya masukin lamaran besok,” ujarnya.
Febriyanti mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan meski sudah berkali-kali mengirim lamaran.
“Kurang lebih sudah 10 kali melamar, tapi belum ada yang keterima. Cari kerja susah,” katanya.
Pencari kerja lainnya, Muamer Syifahatma mengatakan, dirinya hendak melamar di PT Jaya Dinasti Indonesia untuk posisi operator produksi.
Menurut Muamer, perusahaan garmen tersebut baru membuka usaha di wilayah Kasemen dan sedang membuka banyak lowongan kerja.
“Saya tahu informasinya dari grup WhatsApp. Katanya perusahaan baru di Kasemen,” ujarnya.
Perusahaan itu membuka sejumlah posisi, mulai dari operator produksi, petugas keamanan, petugas kebersihan, penerjemah bahasa Mandarin, hingga staf administrasi gudang.
“Untuk operator produksi, cleaner, dan security lulusan SMP juga boleh melamar. Tapi untuk penerjemah Mandarin, admin gudang, dan staf data gudang rata-rata minimal S1,” katanya.
Muamer mengaku sudah lima kali melamar pekerjaan di berbagai perusahaan namun belum berhasil lolos.
Menurut dia, persaingan kerja di Kota Serang semakin ketat karena jumlah pencari kerja jauh lebih banyak dibanding lowongan yang tersedia.
“Tantangannya banyak pelamar lain dan skill mereka mungkin lebih bagus. Lamaran mereka bisa lebih menarik buat HRD,” ungkapnya.
Ia berharap bisa segera mendapat pekerjaan dengan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang layak.
“Minimal ada BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan,” ucapnya.
Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
