
LEBAK – Pemuda Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak menolak rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lapangan sepak bola desa.
Warga menilai lapangan tersebut merupakan satu-satunya fasilitas umum yang selama ini menjadi ruang aktivitas olahraga dan kegiatan sosial masyarakat.
Tokoh pemuda Desa Padasuka, Muhamad Nurjen, menyatakan masyarakat tidak menolak program KDMP. Namun, ia meminta pemerintah desa mencari lokasi lain agar lapangan sepak bola tetap menjadi ruang publik bagi warga.
“Kami mendukung program KDMP. Tapi jangan bangun di lapangan bola. Ini satu-satunya lapangan di Desa Padasuka. Kalau dibangun di sini, pemuda kehilangan tempat menyalurkan hobi olahraga,” kata Nurjen saat dihubungi, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, lapangan tersebut tidak hanya menjadi tempat bermain sepak bola, tetapi juga pusat berbagai kegiatan masyarakat. Anak-anak hingga pemuda kerap memanfaatkan area itu untuk olahraga dan aktivitas positif lainnya.
Ia khawatir rencana pembangunan koperasi di lokasi tersebut justru menghilangkan ruang terbuka yang selama ini dimanfaatkan warga.
“Lapangan ini pusat kegiatan warga. Kalau hilang, anak-anak dan pemuda tidak punya lagi tempat berkegiatan. Kami berharap pemerintah desa mencari lokasi lain,” ujarnya.
Nurjen menjelaskan pemerintah desa sebelumnya menyampaikan rencana pembangunan KDMP sebagai upaya mendorong perekonomian warga, terutama melalui penguatan usaha mikro dan layanan simpan pinjam.
Namun, pemerintah desa memilih lapangan sepak bola karena menilai lokasinya strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Hingga berita ini terbit, wartawan masih berupaya menghubungi Kepala Desa Padasuka untuk meminta penjelasan terkait penolakan warga terhadap rencana pembangunan KDMP di area lapangan sepak bola tersebut.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd