SERANG – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten periode 2026–2030 resmi dilantik dalam acara yang berlangsung di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (18/7/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang menyampaikan harapannya agar organisasi kepemudaan itu mampu berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang memiliki integritas, akhlak, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam sambutannya, Dimyati mengatakan keberadaan Pemuda Muslimin Indonesia di Banten diharapkan menjadi wadah pembinaan calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter kuat dan mampu memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, serta negara.
“Menjadi pemuda-pemuda yang sesuai harapan, yang berakhlakul karimah dan pemuda masa depan untuk menjadi pemimpin agama, bangsa, dan negara,” ujar Dimyati.
Ia juga mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PW Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak.
Selain menjadi ruang kaderisasi, organisasi tersebut dinilai dapat berperan sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat melalui penyampaian aspirasi maupun pelaksanaan berbagai program sosial dan keagamaan.
“Mudah-mudahan Pemuda Muslimin Indonesia yang dibentuk dan dilantik serta dikukuhkan oleh pengurus pusat dapat bermanfaat dan berguna untuk masyarakat Banten serta bekerja sama dengan pemerintah sebagai jembatan, sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia, Usep Nukliri, menyampaikan pelantikan kepengurusan wilayah di Banten menjadi langkah penting dalam memperluas peran organisasi di tingkat daerah.
Menurutnya, kepengurusan yang baru diharapkan mampu bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan partisipasi pemuda dalam berbagai sektor.
“Keberadaan Pemuda Muslimin Indonesia di Provinsi Banten diharapkan bisa mewarnai peran serta pemuda dalam membangun Provinsi Banten,” ujar Usep.
Ia menilai Banten memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama dan tokoh agama. Latar belakang tersebut dinilai menjadi modal penting bagi organisasi dalam membangun kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan nilai-nilai keislaman.
Usep juga menyebut Pemuda Muslimin Indonesia diharapkan dapat mengambil peran dalam menyiapkan generasi muda menghadapi visi Indonesia Emas 2045.
“Provinsi Banten dikenal sebagai daerah para kiai dan ajengan. Kami percaya keberadaan Pemuda Muslimin Indonesia, Insya Allah, akan dibimbing menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Pelantikan pengurus PW Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten periode 2026–2030 tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan di daerah. Kepengurusan baru diharapkan dapat menjalankan program pembinaan, pemberdayaan pemuda, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di Provinsi Banten.
Tim Redaksi
