SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran Rp15 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan yang rusak berat akibat dilalui kendaraan bermuatan besar atau truk over dimension over load (ODOL).
Pemprov memprioritaskan anggaran itu untuk memperbaiki jalur provinsi yang menjadi lintasan utama kendaraan berat dari Lebak menuju Tangerang, seperti ruas Citeras–Cisoka–Tigaraksa. Di jalur sepanjang 20 kilometer tersebut, sekitar 4 kilometer mengalami kerusakan.
“Tahun ini kita anggarkan Rp9 miliar untuk perbaikan seperti di Pasar Cisoka, terus ada beberapa lokasi lagi, itu untuk satu kilometer,” ujar Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, Kamis (20/11/2025).
Ruas Teluknaga–Dadap di Kabupaten Tangerang juga ikut terdampak. Pemprov menyiapkan Rp6 miliar untuk memperbaiki kerusakan di lokasi itu. Menurut Arlan, kebutuhan total anggaran mencapai sekitar Rp15 miliar.
“Tahun depan juga akan kita terus anggarkan sambil melihat kemampuan keuangan. Dampaknya kendaraan berat ini cukup besar, jalan beton juga rusak,” kata Arlan.
Selain dua jalur tadi, Arlan menyebut jalan Saketi–Malingping juga mulai rusak. Namun, kerusakan di jalur itu bukan imbas ODOL.
“Kalau Malingping itu baru akhir-akhir ini. Penyebabnya lebih ke cuaca, banyak longsor, dan lalu lintasnya sekarang sudah mulai tinggi,” ujarnya.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
