Beranda Advertorial Pemprov Banten Rencana Bangun Stadion Hingga Fly Over di 2021

Pemprov Banten Rencana Bangun Stadion Hingga Fly Over di 2021

1562
0
Gubernur Banten Wahidin Halim - foto istimewa

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten akan menggelontorkan dana dari APBD tahun 2021 untuk pembiayaan pembangunan. Rencananya, di tahun itu akan dimulai pembangunan jembatan penghubung, jembatan layang atau fly over hingga pembangunan stadion.

Rencana ini disampaikan oleh Gubernur Banten Wahidian Halim. Pria yang akrab disapa WH tersebut juga akan memfokuskan pembangunan di wilayah selatan Banten. Salah satu yang akan jadi fokus pembangunan adalah jembatan Ciberang yang menghubungkan Cipanas dan Warungbanten. Jembatan kedua akan dibangun adalah jembatan Bogeg di Kota Serang.

“Menginformsikan kepada masyarakat bahwa untuk Jembatan Ciberang dari Cipanas ke Warungbanten, Kabupaten Lebak Insya Allah sudah kami annggarkan. Kemarin sudah kami anggarkan karena Covid kami anggarkan lagi. Insya Allah dimulai Januari 2021. Masyarakat mohon bersabar, itu anggaran murni dari APBD Provinsi Banten,” ujar Wahidin dalam keterangan di Serang, Senin (12/10/2020) lalu.



Pembangunan stadion atau sport center di 2021 juga kana dilanjutkan berdasarkan kesepakatan antara Pemprov dan DPRD. Pembangunan ini berdasarkan perda dan dilakukan secara tahun jamak. “Sudah ada dalam perda, kami laksanakan secara multiyears. Dilaksanakan bersambung, insya Allah nanti 2022 ini Banten sudah punya stadion,” paparnya.

Untuk jalan layang atau fly over, Wahidin menjanjikan akan dibangun di ruas jalan Jenderal Sudirman. Jalan ini merupakan jalur arteri di Kota Serang dan merupakan pusat kota.

“Jadi tiga hal yang utama itu saya kira di samping penuhnya kegiatan lain yang akan terus kami lakukan,” tuturnya.

Sementara Kadis PUPR M Tranggono mengatakan, untuk tahun ini tahapan pembangunan jalan layang baru pada tahap persiapan. Progres fisik tidak akan dilakukan tahun ini karena diperkirakan tidak akan cukup waktu.

Adapun lanjutnya, tahapan pengerjaan yang akan dilakukan pada tahun depan adalah pembebasan lahan untuk bangunan terdampak proyek. Untuk pembangunan fisik, pemprov katanya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar menyiapkan alokasi anggarannya di 2021.

“Pembangunannya akan dilaksanakan secara multiyears,” pungkasnya. (*)