Beranda Pemerintahan Pemprov Banten Buka Seleksi Direksi Tiga BUMD, Targetkan Dongkrak PAD

Pemprov Banten Buka Seleksi Direksi Tiga BUMD, Targetkan Dongkrak PAD

Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan saat dimintai keterangan. (Audindra/bantennews)

SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan seleksi terbuka direksi untuk tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pemprov menargetkan langkah ini mampu memperkuat profesionalisme perusahaan daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tiga BUMD yang masuk agenda seleksi yakni PT Banten Global Development (BGD), PT Jamkrida Banten, dan PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi mengatakan Pemprov Banten segera menggelar rapat bersama panitia seleksi (Pansel) yang telah ditunjuk Gubernur Banten.

“Secepatnya minggu depan kita jadwalkan,” kata Deden, Rabu (13/5/2026).

Deden menjelaskan, rapat tersebut akan membahas pola seleksi, jadwal pelaksanaan, hingga tahapan proses pemilihan direksi di masing-masing BUMD.

“Dalam rapat nanti kita tentukan pola seleksinya, waktunya, dan mekanismenya,” ujarnya.

Ia menyebut, komposisi pansel melibatkan unsur akademisi, praktisi, dan Pemprov Banten. Tim sekretariat juga ikut mendukung proses administrasi dan teknis seleksi.

“Pansel terdiri dari akademisi, praktisi, dan unsur Pemprov. Sekretariat membantu seluruh proses administrasi,” jelasnya.

Menurut Deden, satu panitia seleksi akan menangani seluruh proses seleksi direksi BUMD di lingkungan Pemprov Banten. Namun, jadwal pelaksanaan seleksi akan berlangsung bertahap sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan daerah.

Pemprov Banten, kata dia, ingin menghadirkan figur direksi yang memiliki kompetensi bisnis, integritas, dan kemampuan manajerial untuk memperbaiki kinerja BUMD.

“Kita ingin proses ini berjalan transparan, akuntabel, dan fair agar lahir figur terbaik untuk memajukan BUMD,” tegas Deden.

Langkah seleksi terbuka ini juga menjadi sorotan publik di tengah dorongan agar BUMD di Banten tidak sekadar menjadi perusahaan pelengkap, tetapi mampu menghasilkan keuntungan nyata bagi daerah.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd