CILEGON – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di kawasan Temiang, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (4/7/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu minimnya penerangan jalan karena lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi dilaporkan padam.
Korban dalam kecelakaan tersebut diketahui bernama Febri yang mengendarai motor miliknya. Korban diketahui meninggal di lokasi kejadian. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap penyebab kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kondisi jalan cukup gelap sehingga jarak pandang pengendara menjadi terbatas.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan kepada korban, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Sementara arus lalu lintas sempat tersendat karena banyak kendaraan melambat.
Salah seorang warga sekitar, Andi (38), mengatakan kondisi lampu penerangan di ruas JLS tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, tidak berfungsinya lampu jalan membuat ruas tersebut rawan kecelakaan, terutama pada malam hari.
“Kalau malam memang gelap sekali karena lampu jalan banyak yang mati. Pengendara jadi sulit melihat kondisi jalan. Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di sini, bahkan sebelumnya pernah ada yang sampai meninggal dunia juga. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki lampu penerangan agar tidak ada lagi korban berikutnya,” ujar Andi, Minggu (5/7/2026).
Ia menambahkan, JLS merupakan jalur yang cukup padat dilalui kendaraan, baik sepeda motor maupun kendaraan besar, sehingga keberadaan penerangan jalan sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan.
“Kalau hujan atau ada kendaraan besar melintas, kondisinya makin berbahaya. Kami berharap instansi terkait segera turun tangan mengecek dan memperbaiki lampu yang padam,” tambahnya.
Unggahan mengenai kecelakaan tersebut juga beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku khawatir karena lokasi tersebut disebut kerap menjadi titik kecelakaan akibat minimnya penerangan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik saat melintasi Jalan Lingkar Selatan pada malam hari, terutama di ruas yang minim penerangan.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
