Beranda Peristiwa Pemkot Tangsel Pikir-pikir Perbaiki Tembok Beton yang Roboh

Pemkot Tangsel Pikir-pikir Perbaiki Tembok Beton yang Roboh

199
0
Tembok Beton milik pengembang di perumahan Telkom Ciputat yang roboh menimpa anak kali pesanggrahan serta 3 rumah di perumahan Narada Estate Jumat Kemarin, ternyata asetnya belum diserahkan.

TANGSEL – Tembok beton milik pengembang di perumahan Telkom Ciputat yang roboh menimpa anak kali pesanggrahan serta 3 rumah di perumahan Narada Estate Jumat (11/6/2021) lalu, ternyata asetnya belum diserahkan.

Atas dasar itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berpikir 2 kali untuk memperbaiki tembok beserta yang lainnya dalam musibah itu, hanya menggunakan APBD.

Selain dari pihak Pemerintah Kota, pihak pengembang baik dari perumahan Telkom maupun Narada Estate diharapkan bisa rembuk dan bekerja sama untuk membangun kembali yang sudah hancur akibat bencana itu.

Hal itu dikatakan Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Menurut dia, Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) dari perumahan ini belum diberikan ke Pemerintah Kota.

“Perumahan ini sudah dari tahun 2000, kita mintakan ke Perkim untuk diambil alih secara sepihak. Setelah kita bongkar ini harus diperbaiki lagi dan harus atas aset kita. Ini swadaya warga, kita juga belum tahu perbaikannya seperti apa,” ujar Ben saat meninjau bencana Sabtu (12/6/2021).

Hal yang sama dikatakan Camat Ciputat Andi Pattabai. Kata dia, tembok beton yang runtuh tersebut milik pengembang yang asetnya belum diserahkan.

“Nanti staf khusus akan melakukan pemanggilan pengembang Narada atau pun dari Telkom dalam rangka melihat lah segmen sesungguhnya bagaimana daripada 2 pengembang ini,” terang Andi.

Seperti diberitakan BantenNews.co.id sebelumnya, kali tersebut tersendat lantaran tertimpa tembok beton di wilayah perumahan Telkom yang longsor akibat hujan deras pada Jumat (11/6/2021), pukul 19.00 malam.

Akibatnya, aliran sungai mampet dan meluber ke perumahan Payung Mas dan Narada. Tak hanya itu, tanggul yang berada di perumahan Narada pun tak kuat menahan laju air sungai, sehingga jebol. Banjir pun semakin diperparah.

Parahnya lagi, selain menimpa sungai, tembok beton itu juga menimpa bagian belakang 3 rumah warga yang ada di dekatnya. Akibatnya 3 penghuni rumah itu pun dilarikan ke rumah sakit. (Ihy/Red)