TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan tak lagi membuang sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang sejak awal 2026.
Penghentian itu dilakukan setelah Pemkot usai menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan sejumlah pihak, baik pemerintah daerah maupun swasta.
“Untuk jangka pendek, kita bekerja sama dengan daerah lain,” kata Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Sabtu (3/1/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Ben itu mengatakan, hingga saat ini terdapat tiga kerja sama pengelolaan sampah yang telah berjalan. Kerja sama pertama dilakukan dengan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor.
Dalam skema ini, Pemkot Tangsel mengirim sekitar 20 ton sampah per hari. Kerja sama kedua dilakukan dengan perusahaan swasta di Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang telah berlangsung sejak akhir 2025.
Selain itu, lanjut Benyamin, Tangsel juga bekerja sama dengan perusahaan swasta lain yang telah memiliki izin pengelolaan sampah, dengan kapasitas pengiriman mencapai sekitar 200 ton per hari.
Kerja sama terbaru dilakukan dengan Pemkot Serang. Berdasarkan perjanjian tersebut, Pemkot Tangsel akan mengirim sekitar 500 ton sampah per hari ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong.
Benyamin menjelaskan, kerja sama dengan Kota Serang disertai bantuan keuangan sebesar Rp 65 miliar yang diajukan Pemkot Serang untuk penataan kawasan TPAS Cilowong.
“Bantuan keuangan itu diajukan untuk penataan di Cilowong,” ujar Benyamin.
Dengan beroperasinya seluruh kerja sama tersebut, Pemkot Tangsel memastikan tidak ada lagi sampah yang dibuang ke TPA Cipeucang.
Adapun kawasan TPA Cipeucang ke depan akan dialihfungsikan. Pemkot Tangsel berencana membangun fasilitas Materials Recovery Facility (MRF) untuk memilah sampah yang telah ada di lokasi tersebut.
“Cipeucang tidak lagi menjadi TPA seperti sebelumnya. Dengan sentuhan teknologi, ke depan kawasan ini akan kita jadikan ruang terbuka yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Benyamin.
Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
