Beranda Pemerintahan Pemkot Serang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Revitalisasi Alun-Alun

Pemkot Serang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Revitalisasi Alun-Alun

Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi saat diwawancara wartawan. (Adef/bantennews)

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai mematangkan persiapan revitalisasi Alun-Alun Kota Serang. Salah satu fokus utama yang kini dikejar ialah rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan selama proyek berjalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sudah membagi tugas untuk mendukung proyek tersebut, mulai dari pendataan hingga perhitungan teknis di lapangan.

“Semua OPD terkait sudah berbagi tugas. Mereka melakukan pencatatan, lalu kami rekap dan hitung kebutuhan di lapangan,” kata Iwan, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Iwan, Pemkot Serang juga terus menggodok kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) bersama Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Dinas Perhubungan Kota Serang, dan Satlantas Polres Serang Kota.

Ia menilai kawasan Alun-Alun Kota Serang menjadi salah satu titik paling padat, terutama pada jam sibuk. Karena itu, pemerintah harus menyusun skema lalu lintas secara matang agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Kami sudah membahas analisis dampak lalu lintas bersama Dishub Provinsi, Dishub Kota, dan Polres. Lokasi ini cukup padat pada jam-jam tertentu,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, hasil kajian itu akan menjadi acuan pengaturan mobilitas kendaraan proyek, termasuk distribusi material bangunan, pengangkutan puing pembongkaran, dan operasional kendaraan lainnya.

Pemkot Serang akan mengarahkan seluruh kendaraan proyek ke jalur khusus agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama.

“Kami akan mengatur seluruh kendaraan operasional, baik pengiriman material maupun pengangkutan puing, melalui jalur yang sudah disepakati,” katanya.

Selain kendaraan proyek, Pemkot Serang juga menyiapkan jalur khusus bagi angkutan umum dan masyarakat yang melintas di sekitar Alun-Alun.

“Untuk transportasi umum maupun kendaraan masyarakat, kami juga siapkan jalur khusus,” ujarnya.

Baca Juga :  Kangen Band dan Momonon Ramaikan Kota Serang Fair 2025, Pengunjung Wajib Tunjukan Struk Belanja UMKM

Pemkot Serang berjanji segera menyosialisasikan perubahan arus lalu lintas kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi. Langkah ini dilakukan agar pengguna jalan bisa menyesuaikan rute sebelum proyek dimulai.

“Kami akan sosialisasikan melalui media agar masyarakat mengetahui perubahan jalur kendaraan selama penataan alun-alun berlangsung,” tegas Iwan.

Saat ini, Pemkot Serang bersama Dishub dan kepolisian masih memfinalisasi kajian rekayasa lalu lintas. Setelah semua rampung, pemerintah akan menetapkan aturan resmi sebagai pedoman selama revitalisasi berjalan.

Iwan menegaskan pemerintah tidak membatasi jam kerja proyek, baik siang maupun malam. Fokus utama Pemkot Serang adalah memastikan proyek selesai sesuai target kontrak.

“Yang terpenting pekerjaan selesai tepat waktu sesuai masa kontrak. Metode pelaksanaan kami serahkan kepada pelaksana dengan tetap mengikuti arahan yang sudah kami tetapkan,” katanya.

Ia menambahkan, satu kontraktor pemenang tender akan mengerjakan proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Serang agar koordinasi dan pengawasan berjalan lebih efektif.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd