
SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara perwakilan Korsel dengan Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, di ruang kerjanya, Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Selasa (24/9/2025).
Agis mengatakan, kerja sama itu berbentuk sister city yang memungkinkan warga Kota Serang mendapat pelatihan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), lalu dikirim untuk bekerja ke Korea Selatan.
“Jadi nanti warga Kota Serang akan dilatih di LPK, kemudian diberangkatkan ke Korea. Tenaga kerja yang mereka butuhkan saat ini di antaranya perawat, kurir, dan office boy,” ujarnya.
Selain ketenagakerjaan, lanjut Agis, kerja sama juga mencakup pendidikan, termasuk program beasiswa bagi pelajar asal Serang yang ingin melanjutkan studi di Korsel. Namun, semua tahapan harus melalui persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Untuk bidang pendidikan, tahapannya wajib ada pemberitahuan ke Kemendagri. Tadi sudah disampaikan bahwa yang akan mengawal langsung ke Kemendagri itu Pak Asda I. Prosesnya sekitar dua bulan. Dari pihak Korea sendiri meminta agar dalam enam bulan sudah bisa berjalan,” jelasnya.
Agis menambahkan, meski saat ini baru terbatas pada sektor pendidikan dan ketenagakerjaan, ke depan peluang kerja sama diyakini bisa meluas hingga ke bidang lain, termasuk investasi.
“Yang bisa segera kita realisasikan tahun depan adalah pengiriman tenaga kerja. Tapi tidak menutup kemungkinan kerja sama ini berkembang ke sektor lain,” ujarnya.
Penulis : Ade Faturohman
Editor: Usman Temposo