
SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyabet lima penghargaan kepegawaian sekaligus dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal itu mengukuhkan tata kelola birokrasi Pemkota Serang terbaik di tingkat regional.
Penghargaan prestisius ini diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2026 yang mencakup wilayah Jawa Barat dan Banten.
Pencapaian paling mentereng adalah keberhasilan Pemkot Serang meraih gelar Juara Umum pada Kategori Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain status juara umum, Pemerintah Kota Serang juga mengunci Peringkat I untuk Kategori Penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkup instansi tipe kecil.
Pengakuan ini tertuang dalam piagam resmi yang diterbitkan di Bandung pada 9 September 2026.
Prestasi berlanjut pada aspek validitas administrasi pegawai. Pemkot Serang sukses menyabet predikat Terbaik II untuk Capaian Indeks Kualitas Data Instansi se-Provinsi Banten.
Kinerja digitalisasi pengarsipan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang turut mendapat pengakuan tinggi.
Institusi ini membawa pulang status Terbaik Pertama untuk Pencapaian Skor Arsip ASN se-Provinsi Banten pada periode akhir Agustus 2026.
Melengkapi deretan trofi kepegawaian tersebut, Pemkot Serang dianugerahi Peringkat I Kategori Sisa Disparitas Terkecil.
Gelar ini diraih setelah menyingkirkan nomine lain pada kelompok instansi tipe kecil di wilayah kerja Jawa Barat dan Banten.
Menanggapi keberhasilan memborong lima penghargaan tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyambut baik apresiasi dari lembaga kepegawaian pusat.
Ia menegaskan rentetan pencapaian ini merupakan hasil langsung dari ketegasan kepemimpinannya dalam menata setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya mengapresiasi BKN atas penghargaan ini. Rentetan pencapaian ini bisa terwujud berkat penekanan saya sebagai Wali Kota yang selalu mengarahkan agar seluruh OPD bekerja sesuai dengan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) masing-masing,” katanya.
“Penempatan aparatur yang tepat kompetensi adalah kunci utama tata kelola pemerintahan yang maksimal,” ujar Budi.
Budi berharap capaian ini tidak sekadar menjadi piala pajangan, melainkan cambuk bagi seluruh jajaran birokrasinya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Serang.
“Semoga pelayanan publik di Kota Serang di era saya semakin membaik,” katanya.
Tim Redaksi