Beranda Kesehatan Pemkot Serang Akan Fungsikan Lagi Rusunawa untuk Pasien Covid-19

Pemkot Serang Akan Fungsikan Lagi Rusunawa untuk Pasien Covid-19

Bangunan rusunawa di Margaluyu, Kasemen, Kota Serang yang tidak terawat milik Kementerian PUPR RI. (Foto: detikom)

SERANG – Pemerintah Kota Serang berencana akan memfungsikan lagi Rusunawa di Margaluyu, Kecamatan Kasemen menjadi tempat perawatan pasien Covid-19.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan penggunaan Rusunawa untuk penanganan pasien Covid 19 terus meningkat. Mengingat ketersediaan tempat tidur, ruangan ICU Covid-19 di sejumlah Rumah Sakit di Kota Serang sudah 100% bahkan mencapai overload.

Adapun jumlah tempat tidur di 12 RS di Kota Serang ada 1.526 tidak termasuk RSDP. Sementara dari 353 tempat tidur sudah terisi 306 untuk pasien yang sedang isolasi Covid-19. Dari jumlah 52 ruang ICU ada 41 yang terpakai. Sehingga sekitar 87% tempat tidur isolasi dan 79% ruang ICU Covid-19 sudah terisi.

Sebagai solusinya, Pemerintah Provinsi Banten mengarahkan agar Rusunawa bisa digunakan sebagai tempat perawatan Pasien Covid-19. Dan Pemprov Banten akan menanggung dan menyediakan segala fasilitasnya.

“Nanti disiapkan dan ditanggung Provinsi Insya Allah pasien non Covid juga bisa dirawat di sana namun dipisahkan di gedung kedua, karena yang saya ketahui saat ini pasien di rumah sakit selain Covid tidak diterima perawatannya karena mendahulukan pasien Covid,” ucapnya, Rabu (14/7/2021).

Dia juga mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan sarana dan prasarana yang dimiliki pemerintah terutama untuk mengurangi beban Rumah Sakit (RS). Lantaran RS rujukan Covid-19 keadaannya terbatas, dia meminta bantuan dan kerjasama dengan 5 RS dari 12 rumah sakit yang ada di Kota Serang. Di antaranya RS Kencana, Sari Asih, Budi asih, RSUD Kota Serang, dan RS Polda Banten.
Nantinya RS tersebut disediakan tenda untuk perawatan pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan atau OTG atau gejala yang tidak parah. “Sudah disiapkan untuk ditempatkan di tenda depan RS, sedangkan yang keadaannya parah dirawat di kamar RS,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan perkembangan kasus Covid di Kota Serang luar biasa semakin meningkat, perhari bisa 30-50 orang rata-rata yang terpapar Covid dan kemarin ada lonjakan sekitar 133 orang positif dan kondisi di Kota Serang saat ini banyak yang meninggal.
Diketahui, jumlah masyarakat Kota Serang yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 11.987, OTG 6.967, suspek atau PDP 1.606 kasus terkonfirmasi positif 3.409 dan yang meninggal 93 orang. (Dhe/Red)