Beranda Pemerintahan Pemkot Membangun Hunian Layak Melalui Program Tangerang Bebenah

Pemkot Membangun Hunian Layak Melalui Program Tangerang Bebenah

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah - foto istimewa PelitaBanten.com

TANGERANG – Sejak empat tahun menjabat, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakilnya Sachrudin berhasil melakukan sejumlah pembangunan, dalam rangka mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota layak huni.

Hal itu terbukti, dengan adanya 5.872 rumah dan 4.003 jamban keluarga sehat, yang berhasil dibangun di seluruh kecamatan di Kota Tangerang. Angka tersebut pun, ternyata sudah sesuai dengan yang ditargetkan pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Walikota Tangerang,  Arief R Wismansyah mengatakan, adanya program bedah rumah tak layak huni, serta jamban keluarga ini bertujuan agar warga mendapatkan kehidupan yang layak.

“Ini adalah bagian dari kewajiban pemerintah untuk memberikan kebutuhan dasar masyarakat. Tujuannya, adalah agar warga memiliki peran aktif dalam pembangunan kota melalui ikut serta dalam kegiatan yang dicanangkan Pemkot,” ujar Arief dikutip dari okezone.com, Jumat (23/11/2018).

Dalam hal ini, Arief mengajak kepada warga untuk bisa bersama – sama mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Huni.

“Ini adalah bagian dari kewajiban pemerintah untuk memberikan kebutuhan dasar masyarakat. Ayo kita terapkan pola hidup bersih dan sehat yang mulai dari rumah masing – masing,” tegasnya.

Sementara untuk pembangunan jamban sehat, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tangerang Dafyar Eliadi meungkapkan pihaknya memiliki inovasi baru, hasil kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Untuk pembangunan jamban keluarga di tahun 2018 ini, pihaknya menargetkan sebanyak 1.671 unit. Namun, alat yang digunakan tahun 2018 ini menggunakan inovasi baru yakni Bio Septic Tank.

“Kami memiliki inovasi baru yakni Bio Septic Tank. Alat ini sudah mengalami proses ujian dari Litban dan KAN (Komite Akreditasi Nasional). Alat ini, mampu membuat resapan air kotor yang berada dalam septic tank menjadi bersih dan tidak mencemari air tanah,” bebernya.

Diketahui, Bio Septic Tank itu, memiliki kapasitas dari ukuran 600 liter, 1.500 liter, 3.000 liter, 5.000 liter hingga yang terbesar yaitu 20.000 liter, bisa digunakan satu KK dalam kurun waktu 10 sampai 15 tahun kedepan.

Sebagai informasi, adanya pelaksanaan program-program tersebut merupakan salah satu wujud dari jargon Kota Tangerang, yakni LIVE CITY. Dalam jargon itu, Kota Tangerang berkeinginan untuk menjadi kota yang Liveable City, atau layak huni. Program ini sudah dicanangkan, sejak pertama kali Arief dan Sachrudin menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang. (Red)