Beranda Bisnis Pemkot Cilegon Segera Cabut RKUD dari bjb ke Bank Banten, Tahap Awal...

Pemkot Cilegon Segera Cabut RKUD dari bjb ke Bank Banten, Tahap Awal Gaji Pegawai

Ilustrasi

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berencana mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari bank bjb ke Bank Banten secara bertahap mulai 2027. Pengalihan akan dilakukan setelah mempertimbangkan kesiapan sistem dan layanan perbankan milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut.

Pj Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengatakan, Wali Kota Cilegon, Robinsar telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pengelolaan keuangan daerah.

“Kemarin Pak Wali sudah menandatangani MoU pengelolaan keuangan di daerah, yang nanti akan ditindaklanjuti mungkin pada 2027 dengan pengalihan RKUD,” kata Aziz, Senin (3/7/2026).

Namun, Pemkot Cilegon tidak akan langsung memindahkan seluruh transaksi keuangan daerah. Pemkot terlebih dahulu akan melihat kesiapan Bank Banten, terutama dari sisi infrastruktur, sistem transaksi, jaringan pelayanan, dan kemampuan mengelola kebutuhan keuangan pemerintah daerah.

“Kita akan melihat dulu kesiapan dari Bank Banten. Kalau memang sudah siap, nanti kita menyesuaikan,” ujarnya.

Menurut Aziz, Pemkot Cilegon juga mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat Bank Banten sebagai bank pembangunan daerah.

“Kita juga pasti akan mendukung program dari Pemerintah Provinsi Banten, karena kita berada di bawah pembinaan Pak Gubernur. Jadi, kita harus mengikuti apa yang menjadi program provinsi,” katanya.

Pengalihan RKUD ke Bank Banten direncanakan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pembayaran gaji pegawai berpotensi menjadi transaksi pertama yang dialihkan.

“Yang awal mungkin dari gaji pegawai. Bertahaplah, nanti kesiapan yang lainnya menyusul,” tutur Aziz.

Dalam wawancara tersebut diketahui nilai belanja pegawai Pemkot Cilegon disebut berada di kisaran Rp900 miliar. Namun, angka tersebut masih perlu disesuaikan dengan data resmi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kota Cilegon.

Baca Juga :  Pemkot Cilegon Peringkat Buncit Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

Pengalihan pembayaran gaji pegawai dapat menjadi langkah awal untuk menguji kesiapan operasional Bank Banten sebelum seluruh transaksi RKUD dipindahkan.

Meski RKUD direncanakan berpindah ke Bank Banten, Pemkot Cilegon belum berencana menarik penyertaan modalnya dari bank bjb.

Aziz menjelaskan, penyertaan modal berbeda dengan penempatan RKUD. Penyertaan modal merupakan investasi pemerintah daerah dalam bentuk kepemilikan saham yang setiap tahun menghasilkan dividen.

“Penyertaan modal itu berbeda dengan RKUD. Kalau itu, kita menginvestasikan uang di bank bjb. Setiap tahun akan dihitung berapa dividen yang bisa kita dapatkan,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini investasi Pemkot Cilegon di bank bjb tidak mengalami kendala dan justru memberikan keuntungan bagi daerah. Karena itu, penyertaan modal tersebut kemungkinan akan tetap dipertahankan.

“Selama ini tidak ada kendala, malah menguntungkan. Jadi, kemungkinan kalau untuk dividen tetap kita pertahankan,” katanya.

Kata Aziz, apabila Bank Banten ke depan membuka kesempatan bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk membeli saham, Pemkot Cilegon akan mempertimbangkannya. Namun, rencana tersebut harus melalui pembahasan dan persetujuan DPRD Kota Cilegon.

“Kalaupun misalnya nanti Bank Banten membuka kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk membeli saham, ya akan kita pertimbangkan. Itu juga harus melalui persetujuan DPRD,” ujarnya.

Pemkot Cilegon juga berharap rencana pemindahan RKUD tidak memengaruhi penyaluran program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau corporate social responsibility (CSR) bank bjb kepada masyarakat Kota Cilegon.

Menurut Aziz, kontribusi CSR tidak hanya berasal dari bank bjb, tetapi juga dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kota Cilegon.

“CSR bukan hanya ke bank bjb saja, tetapi ke seluruh perusahaan yang ada di Kota Cilegon. CSR itu bukan untuk kepentingan pemerintah kota, tetapi dikembalikan kepada masyarakat Kota Cilegon,” tegasnya.

Baca Juga :  Makanan Khas Cilegon Ini Dijamin Bikin Ngiler dan Ketagihan

Ia berharap hubungan kerja sama antara Pemkot Cilegon dan bank bjb tetap berjalan baik meskipun RKUD nantinya dialihkan ke Bank Banten.

“Saya berharap, dengan berpindahnya RKUD ke Bank Banten, tidak mengubah bantuan melalui CSR kepada masyarakat Kota Cilegon,” katanya.

Aziz menambahkan, sebagian CSR bank bjb juga berkaitan dengan posisi Pemkot Cilegon sebagai pemegang saham. Karena itu, kontribusi bank bjb terhadap pembangunan dan kegiatan sosial di Kota Cilegon diyakini tetap dapat dipertahankan.

“Kita tetap menjaga hubungan baik dengan bank bjb,” pungkasnya.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin