CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan pelaksanaan program umrah gratis pada September hingga Oktober 2026. Program ini memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berprestasi maupun berkontribusi bagi pembangunan Kota Cilegon.
Pemkot Cilegon mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk membiayai program tersebut. Kriteria penerima umrah gratis sudah tercantum dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Cilegon.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, mengatakan jadwal keberangkatan tetap mengacu pada perencanaan anggaran tahun 2026.
“Kalau sesuai penganggaran sih di 2026. Kalau tidak ada halangan sih (berangkat) September-Oktober,” kata Rahmatullah, Kamis (6/8/2026).
Saat ini, tim Kesra masih menyeleksi dan memverifikasi calon penerima program. Hingga kini, tim telah menerima 17 usulan dari kalangan pelajar berprestasi serta lima usulan dari tokoh masyarakat, kiai, dan ulama yang dinilai berkontribusi bagi Kota Cilegon.
“Tim sedang melakukan seleksi dan verifikasi. Saat ini baru dari yang berprestasi kalangan pelajar, jumlahnya 17. Kalau yang berkontribusi seperti tokoh masyarakat, kyai, ulama baru ada 5,” ujarnya.
Rahmatullah menjelaskan, Pemkot Cilegon berupaya membagi kuota penerima secara merata agar seluruh delapan kecamatan memiliki perwakilan.
Awalnya, pemerintah menargetkan 50 penerima. Namun, kenaikan biaya perjalanan umrah membuat kuota harus dikurangi menjadi 40 orang.
“Tadinya jumlahnya kita pengen 50, tapi setelah survei harga pasar itu tidak memenuhi, jadi hanya 40 orang,” katanya.
Program umrah gratis tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan pemerintah kepada warga yang dinilai berprestasi dan memiliki kontribusi nyata bagi Kota Cilegon.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
