Beranda Pemerintahan Pemkab Tangerang Tambah Lima Lumbung Pangan, Total 70 Unit di Tingkat Desa

Pemkab Tangerang Tambah Lima Lumbung Pangan, Total 70 Unit di Tingkat Desa

Ilustrasi

KAB. TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menambah lima unit Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) pada 2026. Salah satu fasilitas tersebut berada di Desa Gandaria, Kecamatan Mekar Baru, dan kuncinya diserahkan kepada pengurus masyarakat pada Jumat (28/8/2026).

LPM dibangun sebagai tempat penyimpanan cadangan pangan, terutama gabah hasil panen petani. Setiap bangunan berukuran sekitar 3×4 meter dengan kapasitas penyimpanan yang diperkirakan lebih dari tiga ton gabah.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, tambahan lima unit pada tahun ini membuat jumlah LPM yang telah dibangun Pemkab Tangerang mencapai 70 unit.

“Untuk tahun ini telah membangun lima Lumbung Pangan Masyarakat. LPM ini sebagai cadangan masyarakat, namun secara keseluruhan telah membangun sebanyak 70 LPM,” kata Munir.

Menurut Munir, keberadaan lumbung tersebut memungkinkan gabah hasil panen tidak seluruhnya langsung digunakan atau dijual. Cadangan yang tersimpan dapat dimanfaatkan masyarakat ketika menghadapi masa sulit, termasuk saat terjadi gagal panen atau ketika memasuki musim tanam berikutnya.

“Keberadaan LPM ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di sekitar desa, terutama masa sulit seperti gagal panen dan gabah dapat dipergunakan pada masa tanam,” ujarnya.

Namun, pembangunan fisik lumbung bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan program. Pemkab Tangerang menyatakan fasilitas tersebut akan tetap diawasi dan dievaluasi untuk memastikan bangunan benar-benar digunakan sesuai fungsi.

Munir mengatakan pengawasan diperlukan karena LPM merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Pemerintah daerah juga ingin memastikan tidak terjadi penyalahgunaan maupun fasilitas yang akhirnya tidak dimanfaatkan.

“LPM yang telah kita bangun tentu akan terus diawasi dan dievaluasi. Ini penting agar pemanfaatannya tetap sesuai dengan fungsi dan tujuan program,” jelasnya.

Baca Juga :  Siapkan Rp900 Juta, DPUPR Lebak Bakal Perbaiki Jembatan Gantung Leuwiawi yang Ambruk

Di Desa Gandaria, pengurus LPM H. Fatoni menyatakan masyarakat akan menggunakan fasilitas tersebut untuk menyimpan hasil panen sekaligus sebagai cadangan pangan desa.

“Kami bertekad LPM ini akan dikelola dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Fatoni.

Dengan kapasitas lebih dari tiga ton per unit, LPM Desa Gandaria kini menjadi salah satu titik penyimpanan cadangan pangan di tingkat masyarakat. Tantangan berikutnya adalah memastikan gabah yang disimpan tetap terkelola dengan baik dan fasilitas tersebut benar-benar berfungsi ketika petani menghadapi kebutuhan pangan atau memasuki musim tanam.

Tim Redaksi