KAB. TANGERANG – Para ojek pangkalan (Opang) di Kabupaten Tangerang merespons rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang akan memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi ojek online (Ojol).
Para Opang di Pasar Ciung, Kecamatan Tigaraksa, mengungkapkan adanya kekecewaan sekaligus harapan terhadap perhatian pemerintah. Mereka menilai pemerintah kerap mengumbar janji tanpa realisasi. Beberapa kali ada pihak yang datang menawarkan bantuan dan meminta data Opang, namun hingga kini bantuan yang dijanjikan belum terealisasi.
“Katanya mau dikasih ini, mau dimasukin, ada bantuan gitu. Tapi sampai sekarang belum pernah dapat. Kalau ngomong mah ada,” ungkap Jumri, Jumat (26/9/2025).
Menanggapi rencana bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ojol, Jumri berharap agar Opang juga mendapat perhatian serupa, mengingat penghasilan mereka tidak seberapa. Ia menilai Opang dan keluarganya sering kali tidak tersentuh bantuan sosial, berbeda dengan warga lain. Namun, ia menegaskan keinginannya bukan karena iri, melainkan demi pemerataan bantuan.
Di Pasar Ciung, terdapat sekitar 15 Opang yang biasa mangkal, meski jumlah yang aktif tidak selalu banyak karena sebagian beralih profesi untuk mencari penghasilan tambahan.
“Sekarang ya keseluruhan kira-kira 15. Cuma kadang-kadang banyak di rumah,” ujar Jumri yang sudah belasan tahun menjadi Opang.
Selain bantuan sosial, para Opang juga menyinggung lokasi pangkalan yang berada dekat jalan raya, sehingga kerap menjadi sasaran mobil boks yang melintas.
“Kalau bisa sih dibantuin. Kalau umpamanya ada dana, mohon digeser ke belakang dikit, sekitar semeter lah. Jadi biar nggak mentok mobil boks,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Opang lain, Iden. Ia menilai perlakuan Pemkab terhadap Ojol seharusnya juga berlaku bagi Opang, termasuk rencana pemberian BPJS.
“Harusnya memang disamain,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi Ojol di wilayahnya. Sebelumnya mereka sudah difasilitasi BPJS Kesehatan. Untuk mematangkan rencana ini, Pemkab meminta data Ojol yang belum memiliki fasilitas kesehatan.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menjelaskan pihaknya masih menunggu data dari komunitas Ojol untuk diverifikasi agar tidak terjadi tumpang tindih.
“Masih nunggu dari mereka, kalau sudah ada (data itu) kita verifikasi. Jangan sampai tumpang tindih. Supaya yang belum masuk bisa dapat,” ujar Maesyal usai meresmikan Basecamp Komunitas Ojol KBGB Citra Raya, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/9/2025).
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo
