KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah membangun Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang yang berlokasi di antara Kantor Inspektorat dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Tugu tersebut nantinya akan dirancang sebagai taman literasi digital.
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, membenarkan bahwa Tugu Titik Nol akan difungsikan sebagai taman literasi digital. Menurutnya, konsep ini dihadirkan agar masyarakat memiliki alternatif ruang belajar selain perpustakaan konvensional.
“Di Tugu Nol itu nanti juga akan disiapkan perpustakaan digital, terutama untuk anak-anak sekolah,” kata Erwin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/12/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan perpustakaan digital tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya pelajar, di luar fasilitas perpustakaan yang sudah ada.
Konsep perpustakaan digital dipilih karena keterbatasan ruang di dalam bangunan Tugu Titik Nol. Dengan demikian, koleksi bacaan yang disediakan akan berbasis elektronik, seperti e-book, ensiklopedia, serta majalah ilmu pengetahuan dan teknologi.
Erwin menambahkan, saat ini fokus pengerjaan proyek masih pada pembangunan fisik bangunan. Sementara itu, pengerjaan interior serta pemenuhan konten digital direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026.
“Mudah-mudahan pertengahan 2026 sudah sempurna dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Rencananya, Tugu Titik Nol akan dibuka setiap hari, termasuk pada hari libur. Hal tersebut mempertimbangkan aktivitas masyarakat di lingkungan Pemkab Tangerang yang cenderung meningkat pada hari libur, baik untuk berolahraga maupun bersantai.
“Harapannya, mereka bisa mampir ke perpustakaan digital, tertarik untuk masuk, datang, dan belajar,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai besaran anggaran, Erwin mengaku tidak menghafal detailnya karena proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.
“Anggarannya saya tidak hafal, karena harus membuka data terlebih dahulu. Takutnya salah,” ucapnya.
Namun, berdasarkan penelusuran melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), proyek tersebut tercatat dengan judul Pembangunan Taman Tugu Nol Tigaraksa. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh perusahaan konstruksi Daffana Utama Berlian dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp2.156.529.475 atau sekitar Rp2,15 miliar.
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo
