KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyiapkan bantuan pembangunan rumah bagi korban rumah roboh di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas. Bantuan akan disalurkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, tim telah melakukan asesmen terhadap bangunan yang ambruk.
“Hasil asesmen menunjukkan rumah ini bangunan lama. Batanya bata mentah dengan perekat tanah liat. Dari luar terlihat bagus, tapi strukturnya sudah sangat rapuh,” ujar Okeu, Senin (9/3/2026).
Pemkab Serang berencana membangun kembali rumah tersebut dengan tipe 28 hingga 36. Anggaran pembangunan diperkirakan sekitar Rp50 juta.
“Kami akan bangun kembali melalui program RTLH,” katanya.
Seperti diberitakan, peristiwa nahas itu menewaskan Umayah (46) setelah tertimpa reruntuhan rumahnya pada Kamis (5/3/2026) malam lalu sekitar pukul 23.30 WIB. Sementara putranya, Uktira (17) mengalami luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Rumah tersebut roboh karena kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh, diperparah hujan deras yang mengguyur wilayah itu.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang meninjau lokasi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.
“Secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan belasungkawa. Ini musibah, tapi juga menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih teliti melihat kondisi rumah warga,” ujar Zakiyah.
Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan melakukan pendataan ulang rumah tidak layak huni di wilayah Ciruas.
“Jangan hanya melihat dari luar. Jika perlu, cek langsung struktur bangunan di dalam rumah,” tegasnya.
Pemkab Serang juga memastikan korban yang masih dirawat tetap mendapatkan pelayanan medis. Jika BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja tidak lagi aktif, biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah daerah.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
