Beranda Pemerintahan Pemkab Serang Imbau Warga Hemat BBM Serta Batasi Perjalanan

Pemkab Serang Imbau Warga Hemat BBM Serta Batasi Perjalanan

Petugas SPBU Rest Area 69 Bogeg Kota Serang melayani konsumen. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta masyarakat untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) serta membatasi perjalanan.

Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas mengingatkan warga untuk mulai menghemat BBM di tengah potensi gangguan pasokan global. Ia menilai, dinamika geopolitik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi ketersediaan dan harga energi, sehingga perlu diantisipasi sejak dini.

Najib menegaskan, Pemkab Serang mengikuti arah kebijakan pemerintah pusat terkait penghematan energi.

Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat, terutama ASN dan pemangku kepentingan, ikut memberi contoh dalam menekan konsumsi BBM.

“Kami selaras dengan kebijakan pusat. Masyarakat perlu bersiap jika terjadi keterbatasan stok BBM,” kata Najib, Sabtu (28//3/2026).

Ia mendorong perubahan kebiasaan sehari-hari yang sederhana namun berdampak langsung pada konsumsi energi. Salah satunya dengan mengurangi makanan berbasis minyak goreng yang juga terpengaruh fluktuasi harga global.

“Mulai dari pola makan. Kurangi gorengan, beralih ke makanan rebus. Pisang goreng bisa diganti pisang rebus, telur goreng jadi telur rebus. Protein tetap terpenuhi, tapi konsumsi minyak berkurang,” jelasnya.

Selain pola konsumsi, Najib juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran. Ia meminta warga lebih selektif dalam bepergian dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak.

“Batasi perjalanan yang tidak urgent. Ini langkah sederhana tapi efektif untuk mengurangi konsumsi BBM,” tegasnya.

Menurut Najib, langkah-langkah kecil tersebut jika dilakukan secara kolektif akan membantu menjaga stabilitas energi di tengah ketidakpastian global. Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas sosial dalam penggunaan sumber daya.

“BBM harus kita gunakan secara bijak, supaya kebutuhan masyarakat lain tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia berharap momentum Idul Fitri menjadi penguat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian antarwarga dalam menghadapi tantangan ekonomi dan energi ke depan.

Baca Juga :  Terbukti Cabul, Pimpinan Ponpes di Cikande Divonis 20 Tahun Bui

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah