Beranda Peristiwa Pemkab Serang Dituntut Serius Tangani Banjir

Pemkab Serang Dituntut Serius Tangani Banjir

Banjir di Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka pada 1 Maret 2022 lalu. (Nindi/bantennews)

 

KAB. SERANG – Bencana banjir seperti menjadi suatu masalah klasik di beberapa titik di Kabupaten Serang. Pasalnya setiap hujan deras turun, beberapa wilayah seperti Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang dan di Kecamatan Kibin kebanjiran.

Banjir tersebut juga semakin meluas ke beberapa kecamatan. Seperti yang terjadi pada 1 Maret 2022 lalu, sebanyak 23 desa di 15 kecamatan yang berada di Kabupaten Serang terendam. Sekitar 9.683 jiwa dan 2.904 KK pun terdampak.

Melihat fenomena tersebut, Ketua DPC PPP Kabupaten Serang SM Hartono menilai pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang harus serius menangani permasalahan banjir yang saat ini sudah meluas di beberapa kecamatan di Kabupaten Serang.

“Ya kalau kita lihat yang lokasi banjir ya itu-itu saja. Di Cinangka misalnya di Rancasanggal, di Padarincang ya di Citasuk, Pontang, Kibin, enggak berubah gitu,” kata SM Hartono pada Rabu (9/3/2022).

Hartono mengatakan penanganan banjir tak hanya berhenti dengan memberikan bantuan kepada korban banjir, namun seharusnya juga menelusuri penyebab utama terjadinya banjir.

“Jangan penanganan itu seremonial, dikasih bantuan udah gitu. Pemda kan punya kekuatan, dibenahi lah apa yang harus dilakukan. Jangan merasa sudah memberikan beras lalu selesai. Akar masalahnya yang diselesaikan,” katanya.

Menurut Hartono, banjir yang tak hanya terjadi di Kabupaten Serang tapi juga terjadi di Kota Serang dan sekitarnya diakibatkan kerusakan lingkungan yang semakin parah.

“Kan kita lihat sendiri, alih fungsi lahan besar-besaran, hutan di hulu makin gundul, penambangan dimana-mana tidak melihat sekelilingnya bagaimana. Alam kita rusak, itu sebenarnya penyebabnya,” kata dia.

Untuk menanggulangi banjir, kata Hartono selain membangun infrastruktur pengelolaan banjir seperti pengoptimalisasi drainase dan tanggul, kesadaran pemda maupun masyarakat terkait penghijauan besar-besaran pun diperlukan.

Hartono menyebutkan PPP juga akan turut membantu penanganan banjir dengan menggalang kampanye Serang Hijau untuk menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat menanam pohon di sekitar rumah dan lingkungan mereka.

“Lahan yang tandus ditanami kembali pohon-pohon, bekas tambang dinormalisasi kembali, sepanjang aliran air tanami lagi pohon. Ya kita jadikanlah Serang ini, Kabupaten Serang ini menjadi Serang yang hijau seperti warna PPP, bukan Serang yang terik dan tandus,” tuturnya. (Nin/Red)