
PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani membawa sejumlah agenda strategis saat bertemu Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), TB Ace Hasan Syadzily, di Kantor Lemhannas RI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarinstansi, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk mengakselerasi sejumlah program pembangunan yang selama ini terkendala persoalan tata kelola lahan.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah percepatan penetapan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang dinilai menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan berbagai proyek strategis di wilayah Pandeglang.
Dewi Setiani mengatakan, kepastian status lahan menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pengembangan sektor pendidikan, ketahanan pangan, hingga investasi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pengelolaan pertanahan yang jelas akan memberikan kepastian hukum sekaligus membuka ruang bagi masuknya investasi dan percepatan pembangunan,” ujarnya.
Menurut Dewi, Pandeglang memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga sumber daya alam. Namun potensi tersebut membutuhkan dukungan tata kelola lahan yang terencana agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Pemkab Pandeglang juga menyampaikan perkembangan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Program tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banten Selatan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas pendidikan.
Selain pendidikan, pemanfaatan lahan untuk pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan turut menjadi pembahasan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily menyambut baik berbagai rencana pembangunan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan.
Ace menilai pembangunan yang terencana dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat akan memberikan dampak lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Pertemuan tersebut juga menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang tengah berupaya mempercepat sejumlah agenda pembangunan yang membutuhkan dukungan lintas lembaga. Di tengah kebutuhan peningkatan investasi, kualitas pendidikan dan ketahanan pangan, kepastian pengelolaan lahan dinilai menjadi salah satu kunci utama yang harus segera diselesaikan.
Dengan adanya koordinasi bersama Lemhannas RI, Pemkab Pandeglang berharap berbagai program strategis yang telah dirancang dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim Redaksi