Beranda Pemerintahan Pemkab Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Keluhan Petani soal Hama Ganjur

Pemkab Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Keluhan Petani soal Hama Ganjur

Petani Pandeglang menujukkan petak sawah yang diserang hama ganjur. (Mg-Madani Prasetia/bantennews)

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bakal menindaklanjuti keluhan petani terkait serangan hama ganjur pada tanaman padi. Serangan tersebut menyebabkan tanaman rusak dan membuat petani khawatir mengalami gagal panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang, Nuridawati, mengatakan pihaknya akan meminta petugas pertanian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jenis hama sekaligus mengetahui tingkat kerusakan tanaman yang terdampak.

“Kalau ada laporan tanaman terserang hama, nanti dilihat apakah serangannya ringan, sedang, berat atau sampai gagal panen. Petugas yang akan mengecek dan melaporkannya ke dinas,” kata Nuridawati saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (8/8/2026).

Ia meminta petani segera melaporkan serangan hama kepada petugas pertanian di wilayah masing-masing. Menurutnya, laporan tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan secepatnya sebelum serangan meluas.

“Lapor saja ke petugas, nanti dilihat dulu. Kalau memang terserang, akan ditindaklanjuti untuk pengendalian,” ujarnya.

Nuridawati menjelaskan, petani yang mengalami gagal panen total berpeluang mendapatkan bantuan benih pengganti. Namun, bantuan tersebut harus berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan.

DPKP Pandeglang juga belum dapat memastikan informasi mengenai luas lahan yang terdampak hingga mencapai ratusan hektare. Data tersebut masih perlu diverifikasi di lapangan.

“Kalau terjadi gagal panen total, kita mengusulkan ke provinsi atau ke pusat untuk benihnya diganti. Kita juga belum tahu kalau disebut sampai ratusan hektare. Luas dan tingkat kerusakannya harus dicek petugas,” jelasnya.

Selain serangan hama, petani juga mengeluhkan persoalan pengairan karena saluran air disebut tidak sampai ke area persawahan. Menurut Nuridawati, persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak yang berwenang.

Sementara terkait serangan hama, laporan dari Kelurahan Pagadungan akan diteruskan kepada petugas agar segera dilakukan pengecekan di lapangan.

Baca Juga :  Ini Tanggapan Pemkab Pandeglang Soal Ibu Hamil Ditandu Akibat Jalan Rusak

“Untuk laporan ini akan kami tindak lanjuti dengan melaporkan kepada petugas yang ada di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, petani di Kabupaten Pandeglang, Banten, menghadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama ganjur (Orseolia oryzae). Hama tersebut menyebabkan tanaman padi mengering dan produksi diperkirakan anjlok hingga 80 persen.

Serangan hama salah satunya terjadi di lahan pertanian Kelompok Tani Tirta Mukti, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung. Petani menyebut serangan telah berlangsung hampir tiga pekan dan mulai merambah lahan pertanian di sekitarnya.

Penulis: Mg-Madani Prasetia
Editor: Usman Temposo