Beranda Pemerintahan Pemkab Lebak Targetkan Bangun 588 Jalan Poros Desa Sepanjang 1.968 KM

Pemkab Lebak Targetkan Bangun 588 Jalan Poros Desa Sepanjang 1.968 KM

Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya dalam Pendapat Akhirnya terhadap Raperda APBD 2026 pada Rapat Paripurna IV di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lebak, Kamis (27/11/2025).

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menargetkan pembangunan dan penanganan 588 ruas Jalan Poros Desa Produktif dengan total panjang mencapai 1.968,02 kilometer.

Program tersebut masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak 2025–2029 dan menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat konektivitas sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan, Jalan Poros Desa Produktif menjadi akses vital yang menghubungkan permukiman dan kawasan ekonomi di dalam maupun antar desa.

“Jalan ini berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas, mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan konektivitas yang baik, distribusi hasil pertanian, pariwisata dan layanan pemerintahan bisa berjalan lebih efektif,” kata Hasbi kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Hasbi menargetkan, Pemkab Lebak menangani 30 hingga 50 kilometer jalan setiap tahun, menyesuaikan kemampuan anggaran. Target tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Lebak Nomor 620/Kep.16-PUPR/2023.

“Pembangunan Jalan Poros Desa ini bagian dari komitmen kami untuk membangun dari bawah dan dari desa. Ini selaras dengan misi kami dan delapan program unggulan Banten, yaitu Banten Bagus,” ujarnya.

Menurut Hasbi, program tersebut menyasar tiga kebutuhan utama masyarakat desa. Pertama, memperlancar distribusi hasil pertanian dan peternakan. Kedua, membuka akses menuju destinasi wisata. Ketiga, memudahkan masyarakat menjangkau layanan publik.

“Melalui sinergi dan kolaborasi pembangunan, kami ingin memastikan setiap desa di Lebak memiliki akses jalan yang layak,” katanya.

Hasbi menegaskan pembangunan jalan tidak boleh berhenti pada proyek fisik. Infrastruktur harus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak,” tegasnya.

Ia berharap seluruh target penanganan jalan berjalan sesuai rencana dengan kualitas pembangunan yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Sisa Hutang Pemprov Banten ke PT SMI Sebesar Rp383 Miliar Dicicil Hingga 2028

“Mudah-mudahan program berjalan sesuai target yang telah direncanakan, hasilnya juga bagus, supaya manfaatnya dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Mg-Aldo Marantika
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd