Beranda Nasional Pemkab Lebak Sambut Baik Ojek Online

Pemkab Lebak Sambut Baik Ojek Online

957
0
Asda II Setda Lebak Budi Santoso (memakai helm) menyalami perwakilan dari GoJek. (Ali/Bantennews)

LEBAK – Keberadaan ojek online (Ojol) di Kabupaten Lebak disambut baik oleh Pemkab Lebak karena mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktifitas membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat luas. Hal itu disampaikan Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lebak Budi Santoso saat menerima kunjungan pihak GoJek, di ruang kerjanya, Kamis (10/1/2019).

“Keberadaan ojol di Lebak itu kita butuhkan, karena sesuai dengan fungsi pemerintah, yaitu pelayanan bagi masyarakat,” ujar Budi.

Menurutnya, di zaman yang serba modern ini teknologi semakin pesat berkembang, seperti pada perkembangan teknologi pada alat komunikasi ponsel yang memuat berbagai macam aplikasi yang dapat mempermudah aktivitas warga.

Selain itu, Budi juga berharap agar komunitas Go-Jek ke depannya bisa menjadi duta wisata dan salah satu sumber informasi bagi masyarakat serta bersinergi dengan aplikasi smart city Kominfo. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lebak akan melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak Go-Jek.

“Kita akan pelajari hal-hal yang bisa dikerjasamakan dengan Go-Jek, selain pariwisata, keberadaan ojol ini diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di daerah. Kami akan sampaikan kepada Ibu Bupati untuk melakukan MoU,” kata Budi.

Untuk mengurangi resistensi dari pihak ojek pangkalan, Budi meminta agar Go-Jek melakukan sosialisasi bersama-sama Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak.

“Mereka (ojeg pangkalan) harus mendapatkan edukasi untuk mengubah pola pikir lebih terbuka,” ujarnya.

Pemkab meminta pihak Go-Jek mengajak rekan rekan ojek pangkalan untuk bergabung dengan Go-Jek yang sudah jelas keterjaminan asuransi.

Manager Humas Go-jek Regional Jawa Barat, Muhamad Chairil mengatakan bahwa keberadaan driver Go-Jek di Lebak sekarang ini sekitar 70 – 80 orang, namun kedepannya dipastikan akan bertambah disesuaikan dengan supply dan demand.

Terkait soal penyesuain tarif atas dan tarif bawah telah disesuaikan dengan Peraturan Gubernur Banten, Chairil mengatakan bahwa pihaknya akan ikuti peraturan yang ditetapkan pemerintah. Chairil mengaku di beberapa daerah pihaknya telah melakukan MoU dengan pemerintah. Menrutnya pihak Go-Jek siap menjadi duta wisata, dan duta informasi bagi mitra Go-Jek.

“Dimanapun Go-Jek berada, harus memberikan dampak sosial bagi masyarakat, seperti meningkatkan indek kebahagian, pengentasan masalah pengangguran dan lain-lain,” kata Chairil.

Chairil juga mengatakan bahwa Go-Jek memberi jaminan, baik bagi diver maupun penggunanya. “Jika dalam pengantaran terjadi kecelakaan, misalnya dari A ke titik B terjadi kecelakaan, maka seluruh biaya perawatan rumah sakit akan kita ganti sesuai dengan prosedur di GoJek,” ujarnya. (Ali/red)