Beranda Politik Pemilu Sudah Selesai, Semua Pihak Diminta Setop Tebar Ujaran Kebencian

Pemilu Sudah Selesai, Semua Pihak Diminta Setop Tebar Ujaran Kebencian

130
0
Ilustrasi - foto istimewa detik.com

SERANG – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Ashiddiqie meminta kepada semua pihak saling memaafkan dan membangun komunikasi positif dalam momen halalbihalal Idul Fitri.

Dia meminta semua pihak tak menebar kebencian karena Pemilu sudah selesai.

“Mari kita bangun komunikasi yang positif, saling hormat-menghormati, jangan lagi saling menebar kebencian satu dengan lainnya. Pemilu sudah selesai, dan semua yang sudah menggunakan hak pilih mari kita kembali ke urusan masing-masing,” ujar Jimly di kantor GMNI, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6/2019).

Jimly meminta agar proses pemilu selanjutnya diserahkan kepada proses hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Eks Ketua MK ini mengimbau jangan ada yang mendahului proses hukum.

“Mendahului proses hukum tidak boleh, mendahului kehendak Tuhan juga jangan, ndak boleh juga. Kenapa? Karena sampai tanggal 20 Oktober pagi, kalau terjadi perang dunia ke-3, misalnya, MPR-DPR mati semua, maka tidak ada pelantikan pada tanggal 20 (Oktober). Maka demi bangsa dan negara, Presiden dan Wapres RI ya tetap yang sekarang. Maka kita tidak boleh mendahului. Maka kita jangan dulu tergesa-gesa,” ujarnya dinukil dari detik.com.

Menurut Jimly, keputusan MK bisa saja berbeda dengan keputusan KPU. Untuk itu, ia meminta untuk menunggu keputusan dari MK dan menghormati proses hukum.

“Apa yang diputuskan oleh KPU itu bisa berbeda dengan keputusan MK. Maka kita tunggu dulu, jangan mendahului putusan MK. Bisa saja oleh KPU yang menang A, oleh MK yang menang B, siapa yang tahu. Maka kita harus saling hormat menghormati, kita tunggu proses hukum,” pungkasnya. (Red)