Beranda Olahraga Pembinaan Berkelanjutan Dinilai Jadi Kunci Lahirnya Atlet Berprestasi di Pandeglang

Pembinaan Berkelanjutan Dinilai Jadi Kunci Lahirnya Atlet Berprestasi di Pandeglang

Ilustrasi

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menilai pembinaan atlet di daerah tidak boleh hanya bergantung pada penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, pencarian bakat harus dibarengi dengan sistem latihan yang berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet berprestasi.

Hal itu disampaikan Dewi saat membuka Sekolah Atletik Badak Pandeglang (SABP) Cup V Tahun 2026 di Stadion Badak Kuranten, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Dewi, talenta olahraga tidak akan berkembang tanpa proses pembinaan yang terarah. Karena itu, sekolah diminta berperan aktif menemukan dan membina siswa yang memiliki potensi di bidang olahraga.

“Talenta itu bukan ditunggu, tetapi harus dicari. Setelah ditemukan, harus didukung dengan latihan yang komprehensif agar mampu berkembang menjadi atlet yang berprestasi,” kata Dewi.

Ia berharap setiap sekolah di Kabupaten Pandeglang mampu melahirkan sedikitnya satu atlet potensial yang nantinya dapat mewakili daerah pada berbagai kejuaraan, mulai tingkat Provinsi Banten hingga nasional.

Dewi menilai kejuaraan seperti SABP Cup menjadi bagian penting dalam proses seleksi dan pengukuran kemampuan atlet. Namun, menurutnya, hasil kompetisi tidak akan maksimal jika tidak diikuti pembinaan yang konsisten dan didukung pelatih yang berkualitas.

“Jangan hanya ada perlombaan. Latihannya juga harus komprehensif. Untuk membentuk atlet yang hebat dibutuhkan pelatih yang hebat, sehingga atlet memiliki teknik, mental, disiplin, dan semangat juang yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Atletik Badak Pandeglang (SABP), Dede Somardi, mengatakan SABP Cup diselenggarakan dua kali dalam setahun. Pelaksanaan tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga sejak ajang tersebut digelar.

Jumlah peserta pada SABP Cup V Tahun 2026 mencapai 532 orang, meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 481 peserta. Peserta berasal dari berbagai kategori, mulai Festival Atletik Open, pelajar SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa dan umum.

Baca Juga :  Kalah dari Dewa United, Pelatih Persik Sebut Ketinggalan 2 Gol Menyulitkan Tim

Dede menjelaskan nomor yang dipertandingkan meliputi lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 3.000 meter, 5.000 meter, lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, jalan cepat 3.000 meter dan 5.000 meter, serta estafet campuran 4×100 meter.

Selain diikuti atlet dari Pandeglang, ajang tersebut juga diikuti peserta dari sejumlah daerah lain seperti Jakarta, Bekasi, Bandung, Depok, dan Semarang.

Pada hari pertama pertandingan, nomor lari 5.000 meter dimenangkan Ahmad Jamaludin dari BSA Atletik. Sementara nomor lari 3.000 meter berhasil dimenangkan Rizky dari SMAN 2 Pandeglang. Kejuaraan masih akan berlanjut untuk mempertandingkan nomor-nomor lainnya.

Tim Redaksi