Beranda Olahraga Pembinaan Atlet Disabilitas Cilegon Masih Terpusat di SKH

Pembinaan Atlet Disabilitas Cilegon Masih Terpusat di SKH

Kontingen Kota Cilegon untuk Pepaperda IX Banten. (Maulana/bantennews)

CILEGON — Pembinaan atlet pelajar disabilitas di Kota Cilegon masih menyisakan pekerjaan rumah besar. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Cilegon hingga kini masih memusatkan seleksi dan pembinaan atlet di Sekolah Khusus (SKH) atau Sekolah Luar Biasa (SLB).

Kondisi ini membuat potensi pelajar disabilitas yang menempuh pendidikan di sekolah reguler berbasis inklusi belum tersentuh secara maksimal.

Kepala Disporapar Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengakui pembinaan atlet disabilitas saat ini memang masih berfokus di SKH.

Pernyataan itu ia sampaikan usai melepas 23 atlet disabilitas Kota Cilegon yang akan berlaga di PEPAPERDA IX Banten, Selasa (23/6/2026).

“Kami memang masih fokus ke SKH. Karena itu sekolah khusus. Kalau sekolah umum, pembinaannya ada di bawah Dinas Pendidikan,” kata Sakri.

Pada ajang PEPAPERDA IX Banten, Kota Cilegon menjadi tuan rumah. Kompetisi ini mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, tenis meja, dan renang.

Sakri menjelaskan mayoritas atlet yang mewakili Cilegon berasal dari lima SKH yang ada di wilayah tersebut.

“Itu atlet-atlet yang kami bina dari sekolah khusus,” ujarnya.

Kebijakan ini memunculkan sorotan karena pelajar disabilitas di sekolah inklusi juga memiliki peluang dan potensi untuk berprestasi, namun belum masuk radar pembinaan olahraga secara optimal.

Padahal, sekolah inklusi terus berkembang di berbagai daerah, termasuk di Kota Cilegon.

Untuk menghadapi PEPAPERDA IX Banten tahun ini, Disporapar Cilegon menggelar pelatihan atlet selama enam bulan.

Sakri menegaskan pemerintah kota memberi perlakuan setara antara atlet pelajar umum dan atlet disabilitas, termasuk dalam pemberian bonus prestasi.

Menurutnya, atlet peraih medali emas di PEPAPERDA akan menerima bonus dengan nominal yang sama seperti atlet juara di POPDA.

Baca Juga :  Cabor Bulutangkis Langsung Siapkan Kekuatan Baru

“Perlakuannya sama, termasuk bonus. Ini bentuk komitmen pemerintah mendukung atlet umum maupun atlet disabilitas. Medali emas nilainya Rp10 juta,” tegas Sakri.

PEPAPERDA IX Banten akan resmi dibuka pada Rabu (24/6/2026) di GOR ASA Sport Center sebagai venue utama.

Ajang olahraga pelajar disabilitas tingkat Provinsi Banten ini berlangsung hingga 27 Juni 2026 dengan dua venue pertandingan.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd