Beranda Peristiwa Pemadatan Lahan Proyek PT Wankai Buat Warga Citangkil Resah

Pemadatan Lahan Proyek PT Wankai Buat Warga Citangkil Resah

Alat berat crane sedang beroperasi pemadatan lahan untuk proyek PT Wankai di Cilegon. (Istimewa)

CILEGON — Aktivitas pemadatan lahan untuk proyek material PET Food Grade PT Wankai Advanced Materials Indonesia di Citangkil, Kota Cilegon, masih memicu keresahan warga. Getaran alat berat dan suara bising mengganggu warga di Lingkungan Masigit dan Kubang Sepat.

Pemuda Lingkungan Masigit, Kelurahan Citangkil, Dony Anhar mengatakan, getaran dari aktivitas pemadatan lahan milik PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) terasa hingga permukiman warga.

“Pemadatan lahan itu mengakibatkan getaran yang berdampak di Masigit dan Kubang Sepat. Ini membuat resah,” kata Dony, Senin (28/9/2026).

Warga khawatir getaran alat berat merusak rumah, terutama bangunan lama. Aktivitas proyek juga berlangsung hingga malam dan mengganggu waktu istirahat warga.

“Yang dikhawatirkan rumah warga yang bangunannya sudah tua takut rusak. Terakhir aktivitasnya terdengar kemarin sampai malam hari jam 10. Pekerjaan ini yang kita rasakan tidak mengenal waktu, jam istirahat kayak magrib saja masih tetap berjalan. Makanya warga resah,” ujarnya.

Dony juga mempertanyakan minimnya komunikasi antara perusahaan dan warga. Menurutnya, PT Wankai maupun PT KSI tidak pernah menyosialisasikan aktivitas pemadatan lahan tersebut kepada masyarakat sekitar.

Ia juga mempertanyakan aspek lingkungan dan perizinan proyek, terutama karena warga mendengar Pemkot Cilegon meminta perusahaan menghentikan sementara aktivitas proyek.

“PT Wankai dan KSI sebelumnya tidak pernah ada sosialisasi kepada masyarakat mengenai aktivitas pekerjaan pemadatan lahan ini. Kami menanyakan perizinan Amdalnya, kok bisa lolos? Apa tidak dihitung dampak ke masyarakatnya? Setahu masyarakat, proyek ini kan sedang distop oleh pemerintah, tapi kenapa masih tetap berjalan,” katanya.

Menurut Dony, kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan pengawasan pemerintah terhadap aktivitas proyek di kawasan industri Krakatau Steel. Warga meminta perusahaan dan pemerintah tidak mengabaikan dampak pekerjaan terhadap permukiman sekitar.

Baca Juga :  Suami di Cilegon Habisi Nyawa Istri Karena Tolak Dibuatkan Kopi

Dony mengatakan, warga siap membawa persoalan tersebut ke DPRD Kota Cilegon jika keluhan mereka tidak segera mendapat tanggapan.

“Kalau kekhawatiran kita terjadi, kita akan melakukan hearing dengan DPRD karena masyarakat mulai resah. Kami mohon kepada PT Wankai, KSI, dan Pemerintah Kota Cilegon agar keresahan warga ini segera ditanggapi,” tegasnya.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd