SERANG – Provinsi Banten diproyeksikan menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan peluang bisnis yang menjanjikan pada tahun 2026. Letak geografis strategis, dukungan infrastruktur nasional, serta pertumbuhan ekonomi regional menjadikan Banten sebagai magnet bagi pelaku usaha, baik skala UMKM maupun industri besar.
Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sepanjang 2026, seiring perubahan pola konsumsi masyarakat, transformasi digital, serta fokus pemerintah pada penguatan ekonomi daerah.
Sektor ekonomi digital menjadi salah satu peluang utama. Meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan perangkat digital mendorong kebutuhan jasa berbasis teknologi, seperti media online, konten kreator lokal, digital marketing, pengelolaan website, hingga pengembangan aplikasi dan sistem pembayaran digital. Banten yang berdekatan dengan Jakarta dinilai memiliki pasar yang luas dan dinamis.
Selain itu, industri kreatif juga diprediksi terus tumbuh. Bidang kuliner khas daerah, fesyen lokal, kerajinan tangan, hingga produk berbasis budaya Banten memiliki peluang besar menembus pasar nasional. Dukungan promosi melalui platform digital dan event ekonomi kreatif menjadi faktor pendorong berkembangnya sektor ini.
Di sektor pariwisata, Banten masih menyimpan potensi besar. Wisata pantai, wisata religi, wisata alam, hingga wisata urban di wilayah Tangerang Raya diperkirakan terus mengalami peningkatan kunjungan. Hal ini membuka peluang bisnis di bidang perhotelan, homestay, travel lokal, kuliner, serta jasa pendukung pariwisata lainnya.
Sektor logistik dan pergudangan juga dinilai semakin strategis. Keberadaan Pelabuhan Merak, akses tol Trans Jawa, serta kawasan industri di Cilegon, Serang, dan Tangerang menjadikan Banten sebagai jalur distribusi penting. Bisnis jasa pengiriman, cold storage, hingga gudang modern diprediksi semakin dibutuhkan pada 2026.
Tak kalah menarik, sektor pertanian modern dan perikanan berbasis teknologi juga mulai dilirik. Pengembangan pertanian organik, urban farming, serta budidaya perikanan dengan sistem digital dinilai mampu menjawab kebutuhan pangan sekaligus membuka lapangan usaha baru.
Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong iklim investasi dan kewirausahaan melalui kemudahan perizinan, pendampingan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Banten diyakini mampu memanfaatkan peluang bisnis 2026 secara optimal.
Pertumbuhan berbagai sektor tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian Banten, sekaligus membuka kesempatan luas bagi generasi muda dan pelaku usaha lokal untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
Tim Redaksi
