Beranda Pemerintahan Pelaku Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang Mayoritas Orang Dekat

Pelaku Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang Mayoritas Orang Dekat

45
0
Foto istimewa

PANDEGLANG – Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan kasus kekerasan pada perempuan dan anak kerap terjadi dimana – mana tidak hanya di Kabupaten Pandeglang. Pery menilai harus ada strategi khusus untuk menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak.

“Tentu pembinaan akan terus dilakukan oleh OPD terkait yang terlibat dalam Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A),” ujar Pery Hasanudin saat Rapat Koordinasi dengan lintas sektoral yang tergabung dalam P2TP2A, Rabu (4/12/2019) di Oproom Setda.

Dikatakan Pery, tugas P2TP2A adalah pusat kegiatan terpadu yang menyediakan pelayanan bagi perempuan dan anak korban tindak kekerasan, yang meliputi pelayanan medis, pelayanan hukum, pelayanan psikis dan pelayanan rehabilitas sosial.

“Semua harus kita pikirkan dari mulai pencegahan hingga penanganannya jika kekerasan itu terjadi. Jangan sampai korban kekerasan ini juga mentalnya tertekan, untuk itu privasi mereka harus kita jaga. Untuk itu pada rakor ini saya harapkan ada solusi terbaik yang dihasilkan pada rapat ini sehingga masyarakat bisa merasakan dampak nya,” imbuhnya melalui siaran tertulis.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang, Didi Mulyadi mengatakan di Kabupaten Pandeglang kasus kekerasan pada perempuan dan anak di ada saja saja terjadi setiap tahunnya. Untuk itu Pembentukan P2TP2A adalah sebuah solusi untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi melibatkan lintas OPD, baik pencegahan maupun cara penanganannya,” kata Didi

Menurut Didi, yang mengherankan pelaku kekerasan itu bukan orang lain namun kerabatnya sendiri.

“Pernah kita menangani satu kasus kekarasan, setelah kasus ini ditangani yang berwajib, pihak keluarga mencabut berkasnya, untuk itu saya mohon dukungan dari semua pihak yang terlibat di dalam P2TP2A,” imbuhnya.

(Red)