CILEGON — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai memperketat sistem keamanan di Pelabuhan Merak melalui penerapan program sterilisasi pelabuhan. Ke depan, standar operasional tersebut akan diberlakukan di seluruh 37 pelabuhan yang dikelola ASDP.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan implementasi sterilisasi pada tahap awal baru diterapkan di lima pelabuhan, salah satunya Pelabuhan Merak.
“Hari ini kami meluncurkan implementasi sterilisasi pelabuhan. Tahap awal diterapkan di lima pelabuhan, selanjutnya akan menjadi standar operasional di seluruh 37 pelabuhan yang kami kelola,” kata Heru usai peluncuran Go Live Implementasi Sterilisasi Pelabuhan di Pelabuhan Merak, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, penerapan sterilisasi merupakan langkah yang diperlukan karena pelabuhan termasuk objek vital nasional yang membutuhkan sistem pengamanan dan pengawasan dengan standar lebih tinggi.
Dalam pelaksanaannya, ASDP menerapkan sistem one gate system, yakni seluruh pengunjung yang memasuki kawasan pelabuhan wajib melalui satu pintu masuk. Kebijakan ini bertujuan agar identitas serta tujuan setiap pengunjung dapat diketahui dengan jelas.
“Seluruh pengunjung harus terdata. Kami melakukan pembatasan aktivitas bukan berarti melarang orang berkunjung, tetapi memastikan bahwa setiap orang yang masuk ke pelabuhan memiliki kepentingan yang jelas dan datanya tercatat,” ujarnya.
Heru berharap, penerapan sterilisasi pelabuhan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan.
Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo
