Beranda Komunitas Peduli di Masa Pandemi, Komunitas Moge Senang Kenceng Santuni Anak Yatim di...

Peduli di Masa Pandemi, Komunitas Moge Senang Kenceng Santuni Anak Yatim di Tangsel

Komunitas Motor Gede (Moge) Senang Kenceng memberikan bantuan kepada anak-anak yatim dalam rangka meringankan beban di masa pandemi COVID-19.

TANGSEL – Komunitas Motor Gede (Moge) Senang Kenceng memberikan bantuan kepada anak-anak yatim dalam rangka meringankan beban di masa pandemi Covid-19.

Pemberian bantuan bertempat di Jalan Pinus Raya, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (6/8/2021).

Bantuan diserahkan langsung oleh Pendiri Komunitas Moge Seneng Kenceng Wahyu Kandaco. Dalam acara tersebut Wahyu mengungkapkan, bantuan diberikan kepada 76 anak yatim yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan ini diberikan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-76. Jadi ada 76 anak yatim yang akan kita berikan bantuan. Hari ini di sini ada 2 yah, nanti dalam waktu dekat akan diadakan di Cisauk, Tangerang,” ujar Wahyu.

Dilanjutkan Wahyu, komunitas Senang Kenceng setiap hari Jumat rutin berbagi kepada masyarakat yang paling terdampak Covid-19, terlebih lagi yang yatim piatu baik itu muslim maupun non muslim.

Dalam kesempatan itu, Wahyu pun menjelaskan terkait komunitasnya itu. Kata dia, Senang Kenceng saat ini mempunyai base camp di Arkadia Daan Mogot.

“Sementara untuk anggotanya saat ini di Indonesia suda ada 24 ribu riders bikers. Dalam waktu dekat insya Allah kami akan ada kegiatan membentangkan 402 meter bendera merah putih yang akan dilaksanakan di Makassar,” papar Wahyu.

Dikonfirmasi terpisah, Eko Riono, kakek dari anak piatu Defki Kalisyam dan Najla Devina Arafila yang memperoleh santunan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan tersebut.

Menurutnya, di zaman sekarang sangat jarang pemuda yang memiliki empati kepada anak yatim.

“Jadi Najla Devina Arafila ini kakaknya dan Defki Kalisyam ini adeknya. Ibu mereka meninggal saat mereka kecil. Sementara bapaknya pergi entah kemana sebelum ibunya meninggal sampai saat ini ga ada kabar. Katanya kerja di Arab lah, tapi ya ga tau lah kita,” ungkapnya. (Q)