Beranda Peristiwa Pedagang Bendera di Pandeglang Keluhkan Sepi Pembeli

Pedagang Bendera di Pandeglang Keluhkan Sepi Pembeli

Pedagang bendera dan umbul-umbul di Pandeglang. (Memed/bantennews)

 

PANDEGLANG – Menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) pedagang bendera dan umbul bertebaran dimana-mana, namun penjualannya masih sepi.

Seorang penjual bendera dan umbul-umbul yang menjajakan dagangannya di Jalan Gardu Tanjak Pandeglang, Heri Setiadi (27) menuturkan, setiap HUT RI tiba dirinya sudah berjualan bendera dan umbul-umbul di tempat itu.

Namun perayaan kemerdekaan tahun ini ada perbedaan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan yang ia rasakan ialah pembeli tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

“Baru tiga mingguan, tahun kemarin juga kesini udah sering dagang di sini udah hampir empat tahun. Kalau sekarang beda dengan tahun kemarin, kalau sekarang sehari paling laku 2 bendera. Sepi banget,” kata Heri, Kamis (15/8/2019).

Lanjut Heri, untuk harga setiap bendera tergantung pada ukuran seperti bendera ukuran 90 centimeter dijual Rp 20 ribu, bendera 1 meter 30 centimeter dijual antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu dan umbul-umbul dijual Rp 35 ribu,

Pria asal Garut ini mengaku jika bendera dan pernak-pernik yang ia jual bersama kawan-kawannya yang lain bukan miliknya, namun hanya sebatas mengambil keuntungan dari hasil penjualan.

“Ada bos-nya, jadi nanti saya ngambil barang gitu. Ini cuman sampingan aja kalau tiap harinya kuli di kampung,” tutupnya. (Med/Red)