Beranda Pilkada Serentak 2020 PDIP Buka Penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon

PDIP Buka Penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon

331
0
(foto: tribunnews.com)

CILEGON – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Cilegon, membuka penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon untuk Pilkada 2020. Dalam penjaringan ini partai berlogo banteng moncong putih itu mempersilakan seluruh kalangan masyarakat untuk mendaftarkan diri.

Pendaftaran ini dimulai pada 9-14 September 2019 bertempat di Kantor DPC PDIP di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.

“Dalam penjaringan ini kita ingin menjaring Calon Walikota dan Wakil Walikota berkompeten, memiliki kapabilitas dan kualitas serta visi membangun Kota Cilegon lebih maju dan sejahtera,” ujar Ketua Penjaringan dan Verifikasi Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota PDIP Cilegon, Tb Amri Wardhana, Senin (9/9/2019).

Dia menyatakan dalam penjaringan itu pihaknya juga ingin melihat sampai dimana elektabilitas dan popularitas bakal calon.

“Jadi rangkaian dari penjaringan ini nanti setelah persyaratan administrasi masuk, kita verifikasi. Selain itu juga kita akan mengadakan survei,” terangnya.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, lanjut Amri, pihaknya kemudian akan melayangkan seluruh dokumen ke DPD Banten dan DPP PDIP.

“Semua masyarakat dan kader parpol boleh daftar dalam penjaringan ini. Ini sesuai dengan undang-undang, bila tak dicabut hak pilihnya silakan daftar. Semua warga negara berhak mendaftar sebagai calon Walikota maupun Wakil Walikota. Apabila yang merasa mempunyai kapabilitas, memiliki integritas, silakan daftar, kita menerima,” ucapnya.

Dia berharap dengan adanya penjaringan itu pihaknya bisa menemukan calon pemimpin kepala daerah atau wakil kepala daerah yang memiliki integritas dan kapabilitas, yang yang mempunyai visi misi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.

“Meskipun kita punya kader, namun PDIP juga ingin menjaring pasangan calon baik Calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota, jadi nanti langsung satu pasang. Soalnya kan kita tidak bisa mencalonkan sendiri karena kursi kita kurang, harus berkoalisi juga kalau misalkan ingin mencalonkan Walikota atau Wakil Walikota,” tambahnya. (Man/Red)