
PANDEGLANG – Seekor paus Kogia (Kogia sima) atau yang dikenal sebagai Paus Lodan Kecil ditemukan terdampar di kawasan Pantai Karoeng, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/11/2025). Mamalia laut berukuran kecil yang termasuk dalam kategori spesies langka dan dilindungi undang-undang konservasi laut itu ditemukan warga dalam kondisi sudah mati.
Penemuan tersebut terekam dalam video amatir warga yang memperlihatkan tubuh paus berada di bibir pantai dan terbawa ombak kecil. Ajay, salah seorang warga yang pertama kali melihat paus itu, mengaku awalnya tidak menyadari bahwa benda besar di tepi pantai adalah hewan laut.
“Pas saya dekati, ternyata itu paus. Kondisinya sudah nggak bergerak sama sekali. Warga langsung panggil yang lain buat bantu ngecek, soalnya jarang banget ada kejadian kayak gini di sini,” kata Ajay.
Ia menambahkan, warga hanya bisa memastikan kondisi mamalia laut tersebut sebelum melaporkannya ke aparat desa.
“Kami coba lihat apakah masih ada tanda-tanda hidup, tapi sudah mati. Kami langsung lapor ke aparat desa supaya cepat ditangani,” ujarnya.
Paus Kogia sendiri merupakan jenis paus kecil yang jarang terlihat dan berstatus dilindungi berdasarkan regulasi konservasi laut Indonesia. Kasus mamalia laut terdampar dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan arus, kondisi kesehatan hewan, hingga gangguan lingkungan.
Saat ini, pihak berwenang bersama petugas konservasi laut masih melakukan penanganan terhadap bangkai paus tersebut untuk memastikan proses evakuasi sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan mengenai dugaan penyebab kematiannya.
Warga diimbau untuk segera melaporkan kepada instansi terkait jika menemukan mamalia laut terdampar agar dapat dilakukan penanganan cepat dan tepat.
Tim Redaksi