
SERANG – Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggagas pembentukan Forum Pascasarjana Wilayah Banten sebagai upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di Provinsi Banten. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu, kolaborasi, dan daya saing pendidikan pascasarjana di wilayah tersebut.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Rektorat Kampus Untirta Sindangsari, Selasa (4/11), dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari tujuh perguruan tinggi negeri dan swasta yang memiliki program pascasarjana di Banten.
Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Universitas Terbuka (UT), Universitas Serang Raya (UNSERA), Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA), Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Universitas Pamulang (UNPAM), Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), dan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten (UIN SMHB).
Kolaborasi Akademik untuk Peningkatan Mutu Pascasarjana
Pertemuan dipimpin oleh Direktur Pascasarjana Untirta, Prof. Dr. Aan Asphianto, S.H., S.Si., M.H., didampingi Wakil Direktur I, Prof. Dr. Eng. Ir. Anton Irawan, M.T., IPM., ASEAN Eng., dan Wakil Direktur II, Kurnia Nugraha, S.T., M.T.
Prof. Aan Asphianto menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi untuk memperkuat mutu akademik di Banten.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan pascasarjana. Banyak hal yang bisa kita kerjasamakan, mulai dari penelitian, pengajaran, hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Anton Irawan menilai forum ini sebagai langkah strategis memperluas jejaring akademik lintas kampus.
“Silaturahmi akademik seperti ini membuka peluang kolaborasi yang konkret. Kita bisa saling belajar dan memperkuat kapasitas kelembagaan pascasarjana di Banten,” tuturnya.
Lahirnya ASPABA: Asosiasi Pascasarjana Banten
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan produktif, seluruh peserta menyepakati pembentukan forum bernama Asosiasi Pascasarjana Banten (ASPABA). Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi dan sinergi akademik antarperguruan tinggi di Provinsi Banten.
Wakil Direktur II Pascasarjana Untirta, Kurnia Nugraha, menjelaskan bahwa ASPABA tidak hanya sebagai wadah komunikasi, tetapi juga akan berbadan hukum.
“ASPABA ke depan akan menjadi forum akademik pascasarjana berbadan hukum di Banten yang dapat menyuarakan aspirasinya, baik kepada pemerintah daerah maupun nasional,” ungkapnya.
Para peserta juga sepakat untuk melanjutkan pembahasan pembentukan struktur organisasi dan rencana kerja ASPABA pada pertemuan berikutnya yang akan digelar di Universitas Pamulang (UNPAM), Tangerang, bulan depan.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama seluruh pimpinan pascasarjana sebagai simbol dimulainya kolaborasi akademik dan sinergi kelembagaan di wilayah Banten. ***