Beranda Pilkada Serentak 2020 Pasca Penetapan Nomor Urut, Intan Siap-siap Cuti, Toat Siapkan Strategi

Pasca Penetapan Nomor Urut, Intan Siap-siap Cuti, Toat Siapkan Strategi

675
0
Kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Irna Narulita - Tanto Warsono Arban dan Thoni Fathoni Mukson - Miftahul Tamami berfoto bersama usai mendapatkan nomor urut. (Memed: bantennews)

PANDEGLANG – Usai mendapatkan nomor urut untuk mengikuti Pilkada Pandeglang, kedua pasangan yakni Irna Narulita – Tanto Warsono Arban (Intan) dan Thoni Fathoni Mukson dan Miftahul Tamami (Toat) mulai mempersiapkan langkah mereka ke depannya.

Untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang nomor urut 1 mengaku sudah mengajukan cuti untuk mengikuti gelaran Pilkada pada 9 Desember nanti. Seperti yang diketahui, Pasangan Intan merupakan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang masih aktif dan akan maju kembali sebagai calon petahana.

“Kami mendapatkan nomor urut 1, semoga ini menandakan kami untuk melanjutkan 1 periode lagi. Kami sebagai petahana tentunya ijin pamit sementara dan menitipkan pesan untuk melanjutkan program-program yang sedang berjalan,” kata Irna usai mengikuti pleno terbuka penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang tahun 2020 yang digelar oleh KPU Pandeglang, Kamis (24/9/2020).



Selain sudah mempersiapkan cuti, keduanya mengaku akan segera menemui tim pemenangan mereka untuk mengatur langkah selanjutnya dalam mengahadapi Pilkada ini.

“Kami juga akan kumpul dengan tim untuk menentukan strategi agar bisa membangun Pandeglang 2 periode lagi ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2 yakni Thoni Fathoni Mukson dan Miftahul Tamami mengaku sudah menyusun strategi untuk memenangkan Pilkada ini.

“Tanggal 24, 25 dan 26 September kami belum bisa melakukan kampanye setelah 26 baru ikut kampanye, yang jelas kami akan menyapa seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pandeglang, kami tidak akan mengumpulkan massa tapi kami yang akan datang menemui massa dengan protokol kesehatan,” ujar Thoni.

Thoni membeberkan, strategi mereka untuk meraup suara masyarakat ialah dengan mendatangi langsung pemilik suara di kediamannya. Karena kata Thoni, strategi ini dianggap lebih efektif dengan kondisi pandemi saat ini.

“Saya kira strateginya hanya menyapa masyarakat, gerilya kami sampaikan kenyataan yang sebenarnya. Motivasi kerja Thoni dan Imat pertama kerja jujur termasuk menyampaikan apapun yang akan kami lakukan,” tegasnya. (Med/Red)