CILEGON – Dua operator PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) diperiksa oleh pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten pasca insiden ledakan yang terjadi pada Senin (25/5/2026) lalu.
Keduanya diminta keterangan soal bencana industri yang sempat menghebohkan dan menimbulkan korban itu pada Kamis (4/6/2026) kemarin.
“Ada dua orang yang kita ambil keterangan, yaitu bagian operator di room control sama operator area lapangan. Mereka menyampaikan bahwa itu spontan saja ledakan itu terjadi,” kata Pengawas Ketenagakerjaan dan Penyidik Ketenagakerjaan di Disnakertrans Banten, Rahmatullah.
Rahmatullah mengungkapkan, usai kedua pekerja PT MCCI itu dimintai keterangan, pihaknya langsung gelar kasus terkait proses terjadinya ledakan di pabrik petrokimia tersebut. Insiden itu diketahui kali kedua terjadi dengan masalah yang sama.
“Titiknya berbeda tapi aktifitasnya sama, masih dalam titik penyaluran pipa. Ini cukup fatal karena berkenaan dengan proses penggabungan material bahan yang akan menjadi produknya MCCI,” ungkapnya.
Akibat peristiwa itu, sampai saat ini pabrik masih belum beroperasi lantaran terdapat pipa yang tidak berfungsi. Dalam kejadian itu, diketahui dua pekerja dan satu warga menjadi korban. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
“Soal SOP masih kita perdalam dan sebetulnya ada beberapa bagian-bagian tertentu yang belum kita dapat sampai hari ini. Nanti kita akan buat nota dinas ke Kepala Dinas untuk tindak lanjutnya,” tutup Rahmatullah.
Penulis: Maulana
Editor : TB Ahmad Fauzi
