CILEGON – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menghadirkan KMP Portlink III untuk melayani penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni, setelah insiden kebakaran yang menimpa KMP Batumandi hingga terbalik dan tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.
Informasi kembalinya KMP Portlink III melayani lintasan Merak–Bakauheni tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi ASDP, @asdp191 dikutip Jumat (23/10/2026). Dalam pengumumannya, ASDP mengajak masyarakat merencanakan perjalanan dan memastikan tiket penyeberangan telah dipesan melalui aplikasi atau layanan Ferizy sebelum keberangkatan.
Kehadiran kembali KMP Portlink III menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan armada pada lintasan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera tersebut.
Sebelumnya, KMP Batumandi mengalami kebakaran ketika mendekati Dermaga VI Pelabuhan Merak pada Selasa (20/10/2026) sore. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni itu dilaporkan mengalami kebakaran di bagian buritan, tepatnya pada dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.
Insiden tersebut kemudian berlanjut dengan terbalik dan tenggelamnya kapal pada Rabu (21/10/2026) malam. Kementerian Perhubungan menyatakan seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi. Berdasarkan data manifes yang disampaikan pihak kepolisian, KMP Batumandi membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan.
Pascakejadian tersebut, otoritas terkait melakukan penanganan lanjutan, termasuk pengamanan lokasi kapal tenggelam serta koordinasi untuk menjaga keselamatan pelayaran di sekitar Pelabuhan Merak.
Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan ASDP dan instansi terkait mengenai pemenuhan hak penumpang terdampak serta pengaturan operasional penyeberangan.
Dengan kembali beroperasinya KMP Portlink III, calon penumpang diimbau memperhatikan jadwal perjalanan dan ketentuan penyeberangan yang berlaku.
ASDP mengingatkan pengguna jasa agar membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Pemesanan lebih awal penting untuk membantu kelancaran proses keberangkatan sekaligus mengurangi potensi kendala saat hendak menyeberang.
Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi ASDP mengenai jadwal kapal, kondisi operasional pelabuhan, dan perkembangan layanan lintasan Merak–Bakauheni.
Di tengah penanganan dampak insiden KMP Batumandi, kesiapan armada dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran mobilitas penumpang, kendaraan, serta distribusi logistik antara Jawa dan Sumatera.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
