Beranda Peristiwa Pasca Anggota Damkar Meninggal Akibat DBD, Dinkes Lebak Lakukan Pengasapan

Pasca Anggota Damkar Meninggal Akibat DBD, Dinkes Lebak Lakukan Pengasapan

Petugas melakukan penyemprotan di kantor Damkar Lebak. (IST)

LEBAK – Sebagai langkah pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), dua kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dilakukan pengasapan. Hal ini dilakukan menyusul meninggalnya salah seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) meninggal dunia akibat DBD, Selasa (21/7/2026).

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Lebak, Asep Didi, mengatakan bahwa dua kantor OPD yang dilakukan pengasapan adalah Kantor Satpol PP dan Damkar serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Lebak.

“Ini sebagai salah satu upaya kami mencegah penyebaran DBD karena dua minggu lalu ada anggota kami yang meninggal di RS Misi dengan diagnosis penyakit tersebut. Ada dua anggota lagi yang juga sedang sakit dan didiagnosis menderita DBD,” kata Asep Didi kepada awak media.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya perlu mengambil langkah cepat untuk mencegah penyebaran DBD mengingat ritme kerja anggota Satpol PP dan Damkar yang cukup tinggi.

“Tentu kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh sehingga lebih rentan terserang penyakit. Semoga pengasapan ini dapat mencegah penyebarannya,” ujarnya.

Selain di kantor, lanjut Asep, rumah almarhum juga dilakukan pengasapan. Sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan, pihaknya rutin melaksanakan kerja bakti dua kali dalam sepekan.

“Kami melakukan kerja bakti dengan membersihkan lingkungan kantor setiap Selasa dan Jumat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Program DBD pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Ina Indriyani, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengasapan dan pemeriksaan, tidak ditemukan jentik nyamuk di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak.

“Tidak ada jentik, dan lingkungannya pun cukup bersih. Namun, DBD ini bisa saja berasal dari lingkungan sekitar yang kurang bersih,” kata Ina.

Baca Juga :  Jusuf Kalla: Pemimpin Tangguh Harus Ambil Keputusan Tepat Saat Krisis Datang

Ia menambahkan, untuk mencegah penyebaran DBD, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi melalui seluruh puskesmas di Kabupaten Lebak.

“Jaga kebersihan lingkungan, lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta terapkan gerakan 3M Plus,” ujarnya.

Penulis: Sandi Sudrajat

Editor : TB Ahmad Fauzi