Beranda Pemerintahan Pasar Kepandean Sepi dan Tak Terawat

Pasar Kepandean Sepi dan Tak Terawat

Pasar Kepandean. (Yaya/magang)

SERANG – Sejumlah pedagang di Pasar Kepandean, Kota Serang, mengeluhkan kondisi pasar yang sudah lama sepi pembeli dan tidak terurus. Menurut beberapa pedagang,  Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kurang serius dalam menata Pasar Kepandean.

“Untuk penataan lahannya di sini itu masih kurang rapi sebenernya, makanya mungkin orang gak banyak ke sini jadi keliatannya sepi. Kadang hanya ruko-ruko tertentu saja yang rame, soalnya pembeli udah pada tahu, gak sedikit juga ruko yang sepi karena ada beberapa pembeli yang belum tahu,” ujar Iroh, pedagang sembako di Pasar Kepandean, Rabu (13/11/2019).

Pasar Kepandean saat ini juga menjadi tempat  pedagang kaki lima (PKL) berjualan Sebelumnya mereka berjualan di kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang.

“PKL yang berada di Kota Serang ini terbagi dalam dua kelompok, ada PKL resmi dan PKL musiman. Sekarang yang menempati Pasar Kepandean ini PKL yang resmi, seperti saya,” ujar Said, pedagang kaki lima di Pasar Kepandean.

Sudah hampir sepuluh bulan pasca pemindahan para PKL ke Pasar Kepandean, kondisi para PKL juga sangat memprihatinkan. Selain sepi pembeli, para pedagang juga mengeluhkan banyaknya preman dan perempuan malam akibatnya banyak pedagang pergi dari Pasar Kepandean.

“Kalau dibandingkan saat saya berjualan di Pasar Kepandean dan di stadion, saya lebih memilih di stadion karena kalau di stadion selalu ramai. Pagi, siang, sore dan malem pun selalu ramai, ada saja yang nongkrong dan kumpul – kumpul. Kalau di sini saya sebelum maghrib itu harus sudah tutup, karena tidak ada penerangan dan sepi juga,” ujar Yuyun

Pasar Kepandean mulai terlihat agak kumuh dengan dipenuhi sampah yang berserakan dan terdapat meja bekas pedagang. Tempat yang disediakan Pemkot Serang pun sepi, tidak ada yang mengisi. (Tia-yaya/magang)