Beranda Pemerintahan Parkir Khusus Royal Baroe Jadi PR Besar Pemkot Serang

Parkir Khusus Royal Baroe Jadi PR Besar Pemkot Serang

Kendaraan melintasi kawasan Royal Baroe Kota Serang. (Iyus/bantennews)

SERANG – Royal Baroe kini menjelma menjadi ikon baru Kota Serang. Sejak diresmikan pada akhir Desember 2025 lalu kawasan tersebut ramai dikunjungi warga.

Namun, di balik geliat itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih menghadapi persoalan klasik, yaitu keterbatasan kantung parkir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga pertengahan Februari 2026, Royal Baroe belum memiliki area parkir khusus bagi pengunjung. Untuk sementara, Pemkot menyediakan sejumlah titik parkir di kawasan Taman Sari dan Jalan Diponegoro.

Keberadaan kantung parkir sementara tersebut justru memunculkan persoalan baru. Beberapa titik berada di kawasan niaga sehingga kerap memicu kepadatan dan penyempitan arus lalu lintas, terutama pada akhir pekan dan malam hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Syaifudin, mengakui pihaknya masih mencari solusi untuk penyediaan lahan parkir permanen.

“Ya, kita masih kesulitan mencari kantung parkir khusus Royal Baroe,” ujar Nanang saat konferensi pers di Hotel Le Semar, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

Nanang menegaskan, Pemkot Serang terus berupaya menyiapkan lahan yang representatif. Salah satu langkah yang ditempuh yakni meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera menyerahkan aset Gedung Satpol PP dan Damkar yang berada di ujung timur kawasan Royal Baroe.

“Kita minta gedung Satpol PP dan Damkar asetnya segera diserahkan ke Kota Serang. Ini salah satu upaya kami dalam rangka menyiapkan kantung parkir Royal Baroe,” katanya.

Di sisi lain, warga mulai merasakan dampak keterbatasan parkir tersebut. Ulfah, warga Kota Serang, mengeluhkan jarak lokasi parkir yang cukup jauh dari pusat kawasan Royal Baroe.

“Kan nggak boleh parkir di Royal Baroe. Pilihannya di Taman Sari atau di Pasar Lama. Lumayan jauh. Apalagi kalau akhir pekan, parkir motor sampai makan badan jalan, bikin macet,” kata Ulfah saat dihubungi.

Baca Juga :  Ini Strategi DLH Atasi Persoalan Sampah di Kota Serang

Menurutnya, kapasitas parkir sementara saat ini baru mencukupi untuk sepeda motor, sementara kebutuhan parkir kendaraan roda empat masih sangat terbatas.

“Parkir motor saja sudah tiga baris kalau malam sampai makan badan jalan. Parkir mobil masih terbatas,” ujarnya.

Ulfah berharap pemerintah segera membangun fasilitas parkir yang memadai demi kenyamanan pengunjung dan kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.

“Kalau bisa segera dibangun. Ini juga demi kenyamanan bersama,” tandasnya.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah