Beranda Pilkada Serentak 2020 Panwascam Panggil Camat Cikedal Soal Dugaan Dukungan Caleg

Panwascam Panggil Camat Cikedal Soal Dugaan Dukungan Caleg

482
0
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cikedal, Kabupaten Pandeglang memanggil Camat Cikedal Surya Darmawan

PANDEGLANG – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cikedal, Kabupaten Pandeglang memanggil Camat Cikedal Surya Darmawan. Pemanggilan itu terkait video dalam kegiatan pembinaan Perangkat Desa dan Kelembagaan se Kecamatan Cikedal beberapa waktu lalu yang berisi ajakan untuk mendukung anak Bupati Pandeglang Irna Narulita yakni Rizka Aulia Rahman Dimyati, Caleg DPR RI dari NasDem.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwascam Cikedal, Eman Sirojudin mengatakan pemanggilan Surya untuk meminta keterangan terkait video yang beredar di media sosial, dimana terdengar suara pemandu acara mengajak peserta yang hadir untuk memilih putri bupati dan diduga suara tersebut merupakan suara Camat Cikedal.

Namun saat dilakukan klarifikasi, Surya membantah jika kegiatan tersebut bermuatan politik. Menurut Surya itu murni kegiatan perangkat desa se Kecamatan Cikedal.

“Camat berdalih kegiatan tersebut (tidak ada kegiatan politik) semata-mata hanya kegiatan pembinaan perangkat desa se Kecamatan  Cikedal. Terkait beredarnya video tersebut, kami menanyakan mengklarifikasi kepada camat, siapa yang memvideokan dan siapa orator dalam video tersebut. Jadi camat belum mengetahui siapa pembuat video dan orator dalam video tersebut,” kata Eman di Sekretariat Panwascam di Kampung Kaduhapa, Desa Babakan Lor, Senin (11/2/2019).

Eman mengaku bakal melakukan pemanggilan sejumlah pihak untuk mengetahui siapa pembuat dan orator dalam video tersebut. Pasalnya, sepanjang pengawasan pihaknya tidak menemukan adanya kegiatan yang mengarahkan pada suksesi peserta pemilu.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti siapa pembuat video dan orator dalam video. Sampai saat ini kami belum bisa menyimpulkan,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Cikedal Surya Darmawan mengaku tidak tahu persoalan video yang sedang beredar. Bahkan ia juga mempertanyakan siapa yang mengatakan pertama kali bahwa suara yang ada di dalam video itu dirinya. Menurutnya, jika dilihat dari video kemungkinan besar video itu diambil sesaat sebelum dimulai kegiatan.

“Yang menyatakannya itu saya tidak tahu siapa. Kemudian itu disampaikanya sebelum acara dimulai, kalau dilihat dari video itu masih kosong juga bangku-bangkunya, gak tahu dia punya inisiatif apa orang tersebut, sampai saat ini saya gak tahu,” bantah Surya.

Ia juga membantah keras hal tersebut atas perintah dirinya. Adanya video tersebut, kata Surya sangat merugikan dirinya sehingga harus berurusan dengan pengawas pemilu.

“Beredarnya video ini, saya bilang ini sabotase, dan tidak kontra produktif (dengan kegiatan pembinaan perangkat desa) dengan tujuan sangat bagus, kemudian kok di seperti itu-kan,” tutupnya. (Med/Red)