
SERANG– Panitia Seleksi (Pansel) calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten menegaskan figur yang memiliki afiliasi dengan partai politik tidak diharapkan mengikuti proses rekrutmen direksi. Sikap itu diambil untuk menjaga independensi perusahaan daerah dari kepentingan politik praktis.
Ketentuan tersebut menjadi salah satu prinsip yang tengah dirumuskan pansel menjelang pembukaan seleksi direksi sejumlah BUMD milik Pemerintah Provinsi Banten. Saat ini, pansel masih menyusun mekanisme dan persyaratan sebelum pengumuman resmi dibuka kepada publik.
Anggota Panitia Seleksi, Suwaib Amirudin, mengatakan direksi BUMD harus mampu bekerja secara profesional dan berorientasi pada kepentingan perusahaan. Karena itu, keterikatan dengan partai politik dinilai berpotensi mengganggu independensi dalam pengambilan keputusan.
“(Anggota) parpol mah sebenarnya nggak boleh, ya. Karena kan parpol itu ada kepentingan tersendiri, jadi sebaiknya tidak terafiliasi dengan partai politik. Apalagi pengurus, terafiliasi aja itu sebaiknya tidak mendaftar di sana,” kata Suwaib kepada wartawan di pendopo Gubernur Banten Jumat (13/6/2026).
Menurut Suwaib, larangan tersebut terutama ditujukan kepada mereka yang masih aktif sebagai pengurus partai politik. Pansel ingin memastikan calon direksi yang terpilih memiliki fokus penuh untuk mengembangkan perusahaan daerah tanpa membawa kepentingan organisasi politik tertentu.
Ia menjelaskan, hingga kini pansel masih melakukan penyamaan persepsi terkait kriteria dan tahapan seleksi. Setelah proses tersebut rampung, seluruh persyaratan akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.
“Kan sekarang baru terbentuk panitianya. Kalau mengenai tahapan-tahapannya nanti setelah diumumkan. Kemungkinan besar itu kita akan buka pengumuman di minggu-minggu ini atau minggu depan lah. Insyaallah,” ujarnya.
Selain mengatur soal independensi politik, pansel juga tengah menyusun syarat umum dan syarat khusus bagi para pelamar. Persyaratan itu akan disesuaikan dengan posisi yang dibuka, mulai dari jabatan direktur utama hingga posisi strategis lainnya di lingkungan BUMD.
“Dan sampai sekarang baru penyamaan persepsi di pansel. Nanti kalau sudah pengumuman itu baru kelihatan apa yang menjadi syarat-syaratnya. Kita sudah membuat penyamaan persepsi, jadi nanti setelah itu baru kita umumkan,” katanya.
Suwaib mengatakan BUMD membutuhkan pemimpin yang memiliki pengalaman struktural maupun manajerial. Pengalaman tersebut dinilai penting agar direksi yang terpilih dapat langsung bekerja melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja perusahaan daerah.
“Kita sih berharapnya semua yang mendaftar ini mudah-mudahan punya pengalaman baik secara struktural maupun secara manajerial. Kita berharap orang-orang ini ketika duduk di posisi itu udah punya pengalaman yang bisa dilanjutkan,” tegasnya.
Penulis: Audindra Kusuma
Editor: TB Ahmad Fauzi